Maskapai Butuh Strategi Cerdas

Kamis, 19 November 2020 - 06:13 WIB
loading...
A A A
Denon mengungkapkan INACA sedang menyusun proyeksi pertumbuhan penumpang pasca pandemi ini. “Ini sebagai white paper dan akan menjadi acuan seberapa cepat kita akan recovery seperti tahun 2019. Untuk sementara, 2023 baru bisa kembali seperti 2019 dengan jumlah penumpang 90 juta per tahun,” kata dia.

Untuk menyiasati kondisi pandemi ini, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengaku pihaknya mengusung beberapa strategi seperti memberikan harga murah dengan tetap batas kewajaran. (Baca juga: Ekonomi Dunia Berangsur Membaik, Investasi Lari ke Negara Berkembang)

"Selama ini kan yang selalu dikenal di penerbangan ini akan memberikan harga murah, mengkomoditisasi industri, melakukan packaging segala macam. Itu tetap akan kita lakukan dalam batas kewajaran," ujarnya baru-baru ini.

Selain itu lanjut Irfan, pihaknya juga akan menjalankan strategi sesuai dengan tagline dari perusahaan yakni 'Because You Matter'. Maksudnya adalah maskapai ingin bisa memahami setiap permasalahan penumpang dengan sebaik-baiknya. Contohnya ketika penumpang ingin terbang dengan selamat dan nyaman maka di situlah Garuda berupaya hadir. Contoh lainnya adalah ketika ada keterlambatan atau delay, di situ maskapai hadir untuk mendengarkan dan memperbaikinya dengan cepat.

Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan bisa mengembalikan lagi kepercayaan penumpang pasca pandemic, sehingga, kinerja perusahaan bisa naik signifikan. "Kami percaya dengan inisiatif kita dengan lebih memahami kemauan customer, kita akan lebih banyak mendapatkan confidence dan kita harapkan menjadi signifikan di tahun depan," ucapnya.

Sementara AirAsia menawarkan AirAsia Unlimited Pass, berupa kesempatan terbang domestik berkali-kali bagi para Member BIG di Indonesia hanya dengan satu kali pembelian pass seharga Rp1,5 juta. Senior Marketing Manager AirAsia.com Indonesia, Priska Lampangateia menjelaskan, AirAsia Unlimited Pass ini tersedia untuk periode pembelian mulai 9-15 November 2020. "Untuk periode penukaran 9 November 2020 sampai 16 Mei 2021, dan periode penerbangan mulai 23 November 2020 hingga 31 Mei 2021," kata Priska. (Lihat videonya: Pemerintah Austria Kembali Putuskan untuk Lockdown ke Dua)

Layanan AirAsia Unlimited Pass ini termasuk jatah bagasi gratis 15 kilogram (kg) per penerbangan domestik, sehingga pelanggan hanya perlu membayar pajak bandara, Iuran Wajib Jasa Raharja (IWJR), produk tambahan seperti tambah bagasi, pilih kursi dan makanan pra-pesan, atau biaya lainnya. "Dan pelanggan dapat terbang ke berbagai destinasi domestik di Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Bali, Lombok, Surabaya, Yogyakarta, dan destinasi domestik lain," katanya. (Faorick Pakpahan/FW Bahtiar/Muh Shamil/Giri Hartono/Rina Anggraeni)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Rekomendasi
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved