Ekonomi Dunia Berangsur Membaik, Investasi Lari ke Negara Berkembang

Kamis, 19 November 2020 - 05:10 WIB
loading...
Ekonomi Dunia Berangsur...
Pertumbuhan ekonomi dunia terus membaik seiring harapan ditemukannya vaksin covid 19. Pulihnya ekonomi global didukung oleh kebijakan moneter fiskal tahun 2021 yang masih ekspansif. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi dunia terus membaik seiring harapan ditemukannya vaksin covid 19. Pulihnya ekonomi global didukung oleh kebijakan moneter fiskal tahun 2021 yang masih ekspansif terutama di negara maju seperti AS, Jepang, eropa dan Inggris.

"Ini adalah asumsi optimistis kalau vaksin covid bisa ditemukan lalu diproduksi dan didistribusikan. Dengan demikian ekonomi global bisa pulih secara berangsur," ungkap Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah saat webinar di Jakarta.

(Baca Juga: Booming Zoom, Jepang Pimpin Jalan Keluar dari Resesi Akibat Pandemi Covid-19 )

Dia menyebut, semua negara masih akan melakukan kebijakan moneter yang ekspansif dimana IMF, bank sentral masih terus melakukan Quantitative easing. Selain itu, sambung Piter, likuditas global juga masih berlimpah, suku bunga masih rendah yakni mendekati nol.

Dengan likuiditas global yang berlimpah disertai keyakinan pandemic akan berakhir serta adanya peralihan kekuasaan Trump dan Biden berjalan lancar. Maka risk appetite global akan naik dan mendorong investasi ke negara berkembang termasuk Indonesia.

(Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Ramalan 165 Ekonom Dunia Soal Pemulihan Ekonomi 2021 )

"Dengan pemulihan ekonomi global, maka akan mendorong ekspor Indonesia. Seiring pulihnya ekonomi China saat ini, neraca dagang kita juga surplus dan kita juga meyakini bahwa neraca dagang berpotensi akan melanjutkan kinerja baiknya," ungkap Piter.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved