Kebangkitan Ekonomi China dan Jepang Akan Menolong Negara Lain

Kamis, 19 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Pertumbuhan ekonomi suatu negara, baik Jepang maupun China memang saling tergantung. Demikian juga ketergantungan antarnegara untuk bisa saling membantu dalam lepas dari krisis ekonomi akibat pandemi. Itu juga dipengaruhi oleh perkembangan vaksin untuk mempercepat pemulihan. Namun, ekonomi negara besar diperkirakan akan tetap stagnan hingga tahun depan.

"Pandemi yang masih berlangsung di Eropa dan AS menciptakan ketidakpastian ekspor China," kata Fu Linghui, juru bicara Biro Statistik China.

Sementara itu, Jepang sempat mengalami pelemahan ekonomi sejak awal 2020 karena isolasi wilayah yang berdampak pada sektor industri dan belanja konsumen. Pemulihan ekonomi pada saat pandemi ini disebut dengan "Zoom boom". Itu mengacu pada peningkatan permintaan laptop dan tablet karena semakin banyak orang yang bekerja di rumah dan menggunakan platform rapat online seperti Zoom.

Ekonomi Jepang memang dikenal sebagai produsen laptop dan peralatan komunikasi serta alat elektronik. Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) juga menjadi penyokong Jepang karena akan ikut dalam kesepakatan perdagangan berskala global dan terbesar di dunia.

Jepang juga tertolong peningkatan konsumsi di dalam negeri yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Produk domestik bruto (PDP) Jepang pada kuartal ketiga tumbuh 5% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, minus 8,2%. (Baca juga: Bali Destinasi Bulan Madu Terbaik di Dunia)

Itu menjadi pemecah rekor pertumbuhan ekonomi tercepat. Dengan tingkat tahunan, maka terjadi ekspansi 21,4%. PDP pada kuartal kedua meliputi April hingga Juni merupakan terburuk sejak 1980 dan lebih parah dibandingkan krisis keuangan 2008.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Rekomendasi
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved