Kebangkitan Ekonomi China dan Jepang Akan Menolong Negara Lain

Kamis, 19 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Pemulihan ekonomi tersebut menjadi kabar baik bagi pemerintah Jepang yang menghindari lockdown. Awal tahun ini Jepang merilis dua paket stimulus senilai USD2,2 triliun. Itu termasuk pembayaran tunai kepada rumah tangga dan pinjaman ringan bagi pengusaha kecil dan menengah.

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga memerintahkan kabinetnya untuk memberikan paket stimulus lainnya untuk meningkatkan ekonomi Jepang. Meski mengalami pertumbuhan kuartal yang cepat, ekonomi Jepang tetap diperkirakan tenggelam hingga minus 5,6% untuk tahun fiskal yang akan berakhir pada Maret 2021.

Ekonomi global diperkirakan berkontraksi 4,4% pada tahun ini. Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi ekonomi AS akan berkontraksi hingga 4,3%. (Lihat videonya: Pemerintah Austria Kembali Putuskan Lockdown untuk Kedua Kalinya)

Namun demikian, ekonomi Asia memang mengalami kemajuan dalam pemulihan saat pandemi. Lihat saja China. Pertumbuhan ekonominya telah mencapai 2%. "Kita menyebutnya ledakan Zoom," kata Rpry Green, ekonom pada firma penelitian TS Lombard, dilansir BBC. Kemarin China merilis data yang menunjukkan performa manufaktur tumbuh 6,9% pada Oktober lalu dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Ekspor yang meningkat memang menjadi penolong Jepang. Pemerintah juga akan menggenjot ekspor dan terus memberikan stimulus. "Tidak ada cara kita menjadi lebih optimistis tentang masa depan," kata Yoshiki Shinke, kepala ekonom Dai-Ichi Life Research Institute, dilansir Bloomberg. "Kasus virus terus meningkat di dalam negeri Jepang dan luar negeri. Itu juga akan memperberat ekonomi Jepang dan sentimen rumah tangga," katanya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Berita Terkini
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved