Bos Garuda Happy Dengar Kabar Boeing 737 Max Diijinkan Terbang Lagi

Kamis, 19 November 2020 - 10:41 WIB
loading...
Bos Garuda Happy Dengar...
Pesawat Boeing 737 Max. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perlahan tapi pasti sektor penerbangan mulai bangkit dan melakukan pemulihan dari pandemi Covid-19 yang menyerang Tanah Air sejak Maret 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia , Irfan Setiaputra mengaku happy mendengar keluarnya pernyataan dari Federal Aviation Administration (FAA) selaku regulator penerbangan Amerika Serikat (AS) terkait ijin terbang pesawat 737 Max ke Negeri Paman Sam.

Meski begitu, pihaknya masih perlu memastikan kabar tersebut. “Ini tentu kabar bahagia. Kita tunggu saja dari FAA,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

(Baca juga: Musim Liburan Bakal Tiba, Jumlah Penerbangan Diprediksi Meningkat )

Irfan menjelaskan, Garuda Indonesia mengoperasikan satu pesawat 737 Max ke Amerika Serikat. “Kita mengoperasikan satu pesawat ke sana,” ucapnya.

Sebagai informasi, pesawat Boeing 737 Max segera mendapat izin mengudara kembali dari otoritas penerbangan Amerika Serikat FAA setelah hampir dua tahun dilarang terbang akibat cacat perangkat.

Mengutip Reuters, Boeing akan mendapatkan persetujuan dari FAA pada Rabu (18/11/2020) waktu setempat untuk menerbangkan kembali jajaran 737 Max-nya.

Bos FAA Steve Dickson diperkirakan akan menandatangani pencabutan larangan terbang Boeing Max dan badan tersebut akan merilis arahan kelayakan terbang.

Langkah FAA ini diperkirakan akan diikuti regulator penerbangan di berbagai negara, seperti Eropa, Brasil, dan China. Mereka juga harus mengeluarkan persetujuan serupa sehingga Boeing Max bisa digunakan lagi di negara masing-masing.

(baca juga: Kisah Penumpang Lion Air yang Melahirkan di Kabin saat Pesawat Menuju Makassar )

Pesawat yang biasa digunakan sebagai pengangkut berbiaya rendah ini dikandangkan di seluruh dunia sejak 20 bulan lalu. Ini merupakan waktu grounding terlama dalam sejarah penerbangan komersial dunia.

Pemicunya dua pesawat 737 Max 8 yang digunakan Lion Air jatuh Laut Jawa pada Oktober 2018 disusul dengan Ethiopian Airlines 5 bulan kemudian. Dua kecelakaan itu menewaskan 346 orang.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved