Teten Bikin Audisi The Next UMKM Idol, Siapa Juaranya?
Jum'at, 20 November 2020 - 13:23 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan arahan kepada UKM Mitra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) di Klaten. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengadakan audisi mencari pahlawan super hero di sektor UMKM yang mahir dalam pemasaran digital. Pencarian bakat itu di gelar di acara Virtual Expo Indonesia Digital Trade Show in Conjuction with Indonesia Local Brands Expo 2020 bertajuk Connect Your Business with Digital Solution.
"Dengan adanya pameran ini, saya harapkan bisa melahirkan local heroes UMKM yang dapat menginspirasi, memiliki brand yang kuat, dan menjadi offtaker, mempercepat digitalisasi UMKM," ujar Teten saat membuka pameran di Jakarta, Jumat (20/11/2020).
Baca Juga: Dorong UMKM Bangkit dari Mati Suri, Bos BI Andalkan Milenial
Dia juga menaruh harapan besar dalam penyelenggaraan pameran ini, demi lahirnya pahlawan lokal UMKM yang inspiratif. "Saya mengapresiasi pameran virtual ini, acara ini penting untuk mendukung UMKM di masa pandemi agar bisa bangkit menjalankan usahanya sehingga bisa berkontribusi pada perekonomian nasional," ujarnya.
Lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia berkontribusi 14% terhadap total ekspor non-migas, 60% pada investasi, 97% total tenaga kerja, dan 61% total PDB Nasional. "Pandemi ini sangat menghantam UMKM. Berdasarkan survei Kemenkop UKM, 22,9% penjualan menurun, 20% distribusi terhambat, 19,39% kesulitan permodalan, 18,87% kesulitan bahan baku, dan 18,83% produksi terhambat," tandasnya.
"Dengan adanya pameran ini, saya harapkan bisa melahirkan local heroes UMKM yang dapat menginspirasi, memiliki brand yang kuat, dan menjadi offtaker, mempercepat digitalisasi UMKM," ujar Teten saat membuka pameran di Jakarta, Jumat (20/11/2020).
Baca Juga: Dorong UMKM Bangkit dari Mati Suri, Bos BI Andalkan Milenial
Dia juga menaruh harapan besar dalam penyelenggaraan pameran ini, demi lahirnya pahlawan lokal UMKM yang inspiratif. "Saya mengapresiasi pameran virtual ini, acara ini penting untuk mendukung UMKM di masa pandemi agar bisa bangkit menjalankan usahanya sehingga bisa berkontribusi pada perekonomian nasional," ujarnya.
Lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia berkontribusi 14% terhadap total ekspor non-migas, 60% pada investasi, 97% total tenaga kerja, dan 61% total PDB Nasional. "Pandemi ini sangat menghantam UMKM. Berdasarkan survei Kemenkop UKM, 22,9% penjualan menurun, 20% distribusi terhambat, 19,39% kesulitan permodalan, 18,87% kesulitan bahan baku, dan 18,83% produksi terhambat," tandasnya.
Lihat Juga :