26 Tahun Berlalu, Jokowi: Bogor Goals 1994 Masih Sangat Relevan

Jum'at, 20 November 2020 - 22:43 WIB
loading...
26 Tahun Berlalu, Jokowi:...
Istana Bogor. Foto/OkeZone
A A A
JAKARTA - Dalam pertemuan para pemimpin APEC hari ini, telah dibahas dua agenda utama. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, agenda yang pertama adalah kerja sama penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi di kawasan. Kedua, pembahasan mengenai visi APEC pasca-2020 yang kemudian dinamakan APEC Putra Jaya Vision 2040. ( Baca juga:Jokowi Ingin APEC Kembali ke 'Khitah' Tahun 1994 )

"Di Indonesia tahun ini merupakan pertemuan yang sangat penting mengingat penyelenggaraan APEC dilakukan di tengah situasi pandemi dan menurunnya pertumbuhan ekonomi dunia," ujar Retno dalam video virtual di Jakarta, Jumat(20/11/2020).

Selain itu, Indonesia juga menyaksikan rivalitas yang semakin menajam di antara negara-negara besar. Hal penting lainnya adalah di tahun 2020 ini juga merupakan tenggat waktu dari Bogor Goals 1994.

"Dan pada APEC tahun ini disepakati APEC Putrajaya Vision 2040 yang melanjutkan visi Bogor Goals tahun 1994," ujar Retno mengutip Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam KTT APEC 2020 ini terdapat beberapa isu yang berhasil dimasukkan Indonesia di dalam visi APEC pasca2020, yaitu mendorong pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, mendorong pembangunan konektivitas, mendorong pemberdayaan UMKM dan perempuan dalam ekonomi digital, mengarusutamakan kepentingan Indonesia di bidang investasi, akses perdagangan, dan pengembangan kapasitas sebagaimana yang tercantum dalam pokok Bogor Goals 1994. ( Baca juga:Ketika Messi, Conor McGregor Tergila-gila iPhone Emas 24 Karat )

Dalam KTT hari ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sebuah terobosan besar telah dilakukan APEC di tahun 1994.

"Terobosan ini masih sangat relevan sampai saat ini, antara lain mengenai pentingnya memperkokoh sistem pasar terbuka dan multilateralisme dan tebalnya spirit saling membantu dan bekerja sama untuk mencapai tatanan ekonomi yang menguntungkan semua," ungkap Jokowi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
Menko Airlangga dan...
Menko Airlangga dan Pemimpin Ekonomi APEC Dorong Kolaborasi Teknologi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
Lotte Chemical Tanam...
Lotte Chemical Tanam Duit Rp62 Triliun, Simbol Kuat Kemitraan Ekonomi Indonesia–Korea
Presiden Prabowo Ingin...
Presiden Prabowo Ingin BRICS Jadi Motor Kerja Sama Ekonomi Global South
Indonesia Dukung Thailand...
Indonesia Dukung Thailand Gabung Penuh BRICS, Prabowo: Kami Bantu Fasilitasi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved