Menguasai Digital Marketing Upaya UMKM Beradaptasi di Masa Krisis
Jum'at, 20 November 2020 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya perlu menetapkan target pasar. Dari kalangan mana saja? Usia, jenis kelamin, di perkotaan atau pedesaan, kelompok pesepeda atau pengguna mobil ? Target pasar yang jelas akan menentunkan konten yang cocok untuk disajikan kepada target market.
Startegi berikutnya mementukan jenis media sosial yang digunakan, disesuaikan dengan brand dari barang yang ingin dijual. jenisnya maka brand harus memilih sesuai dengan barang jual. Seperti Tik Tok cocok digunakan untuk memasarkan brand atau produk yang menyasar anak muda, gen Z.
Sedangkan untuk konten, salah satu tipsnya harus dibuat untuk bisa menjawab kebutuhan konsumen. Konten pun harus mudah diakses. Semakin mudah diakses, akan mudah disebarkan sehingga mudah pula meningkatkan engagement. Ndorokakung juga memberi tips untuk memanfaatkan influencer.
Elemen influencer dimanfaatkan dengan maksimal oleh aktor Ben Joshua, yang kini juga terjun menjadi pebisnis kuliner. Ben memulai bisnisnya dengan memberi merek sambal yang dijual sesuai namanya, Ben Cabe. Ben mengakui nama itu mampu mendongkrak penjualan.
Sementara itu Daniel Minardi, Head of Brand Management and Digital Product Sohpee Indonesia mengatakan penting bagi para penjual menjelaskan secara detail produknya untuk membangun kepercayaan konsumen. “Ketika pembeli membaca, oh ini ternyata produknya seperti ini, dan ketika produk ini diterima, dan sesuai maka ini akan meningkatkan kepercayaan,” ujar Daniel.
Tips lainnya adalah merespons dengan cepat pertanyaan pembeli. “Ketika pembeli itu mulai chat, maka sebenarnya secara intensi sudah cukup, mereka hampir membeli,” lanjutnya.
Secara marketing, kata Daniel, perlu juga memanfaatkan promosi di media sosial dan fitur-fitur promosi dalam e-commerce. Dainel memberi saran, para pemasar sejak awal menentukan chanel, misalnya toko online. Kedua menetapkan digital ads-nya. “Ketika telah menetapkan memilih Instragrams atau Facebook, perlu difokuskan,” tambahnya.
Dalam webinar ini, Bank Mandiri juga menggelar Program Mandiri Dagang Untung (MDU). MDU merupakan program pengumpulan poin dari transaksi dan penempatan dana yang dapat ditukarkan dengan hadiah langsung dengan mekanisme lelang, atau mekanisme lain yang ditetapkan bagi kluster pedagang Bank Mandiri.
Startegi berikutnya mementukan jenis media sosial yang digunakan, disesuaikan dengan brand dari barang yang ingin dijual. jenisnya maka brand harus memilih sesuai dengan barang jual. Seperti Tik Tok cocok digunakan untuk memasarkan brand atau produk yang menyasar anak muda, gen Z.
Sedangkan untuk konten, salah satu tipsnya harus dibuat untuk bisa menjawab kebutuhan konsumen. Konten pun harus mudah diakses. Semakin mudah diakses, akan mudah disebarkan sehingga mudah pula meningkatkan engagement. Ndorokakung juga memberi tips untuk memanfaatkan influencer.
Elemen influencer dimanfaatkan dengan maksimal oleh aktor Ben Joshua, yang kini juga terjun menjadi pebisnis kuliner. Ben memulai bisnisnya dengan memberi merek sambal yang dijual sesuai namanya, Ben Cabe. Ben mengakui nama itu mampu mendongkrak penjualan.
Sementara itu Daniel Minardi, Head of Brand Management and Digital Product Sohpee Indonesia mengatakan penting bagi para penjual menjelaskan secara detail produknya untuk membangun kepercayaan konsumen. “Ketika pembeli membaca, oh ini ternyata produknya seperti ini, dan ketika produk ini diterima, dan sesuai maka ini akan meningkatkan kepercayaan,” ujar Daniel.
Tips lainnya adalah merespons dengan cepat pertanyaan pembeli. “Ketika pembeli itu mulai chat, maka sebenarnya secara intensi sudah cukup, mereka hampir membeli,” lanjutnya.
Secara marketing, kata Daniel, perlu juga memanfaatkan promosi di media sosial dan fitur-fitur promosi dalam e-commerce. Dainel memberi saran, para pemasar sejak awal menentukan chanel, misalnya toko online. Kedua menetapkan digital ads-nya. “Ketika telah menetapkan memilih Instragrams atau Facebook, perlu difokuskan,” tambahnya.
Dalam webinar ini, Bank Mandiri juga menggelar Program Mandiri Dagang Untung (MDU). MDU merupakan program pengumpulan poin dari transaksi dan penempatan dana yang dapat ditukarkan dengan hadiah langsung dengan mekanisme lelang, atau mekanisme lain yang ditetapkan bagi kluster pedagang Bank Mandiri.
(eko)
Lihat Juga :