Cari Pasar Baru untuk Ekspor Pangan
Sabtu, 21 November 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Penguatan diplomasi pun penting dengan cara melakukan institutional reform pada institusi publik dan swasta yang bertanggung jawab atas promosi, perdagangan, dan investasi melalui kajian-kajian dan riset," tuturnya.
Kajian tersebut antara lain mencakup promosi, market intelligent, pengumpulan data, dan informasi hambatan nontarif, termasuk regulasi teknis, standar, dan private standards, pengumpulan data usaha, business matching, dan pendampingan.
Adapun untuk ekspor di sektor perikanan, kinerja ekspor selain perikanan tangkap, perikanan budi daya juga sangat menjanjikan. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan perlu adanya kerja sama antara pemerintah dan swasta untuk melakukan observasi dan eksploitasi budi daya perikanan. Konsolidasi nasional pelaku usaha perikanan juga diperlukan agar terjadi kesamaan langkah dan strategi meningkatkan produksi dan menghadapi persyaratan global yang semakin ketat.
"Tidak lupa untuk memperkuat supply chain dalam sistem logistik ikan nasional untuk menghasilkan efisiensi dan daya saing produk perikanan di pasar global," ujarnya. (Lihat videonya: Siswi SD di Gowa Buta Usai Belajar Daring 4 Jam)
Menurut Yugi, Indonesia memiliki lima komoditas perikanan andalan ekspor. Namun permasalahannya, hilirisasi produk perikanan di Tanah Air masih rendah. Ini sebagai tantangan utama Kementerian KKP untuk meningkatkan hilirisasi tersebut. (Ananda Nararya)
Kajian tersebut antara lain mencakup promosi, market intelligent, pengumpulan data, dan informasi hambatan nontarif, termasuk regulasi teknis, standar, dan private standards, pengumpulan data usaha, business matching, dan pendampingan.
Adapun untuk ekspor di sektor perikanan, kinerja ekspor selain perikanan tangkap, perikanan budi daya juga sangat menjanjikan. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan perlu adanya kerja sama antara pemerintah dan swasta untuk melakukan observasi dan eksploitasi budi daya perikanan. Konsolidasi nasional pelaku usaha perikanan juga diperlukan agar terjadi kesamaan langkah dan strategi meningkatkan produksi dan menghadapi persyaratan global yang semakin ketat.
"Tidak lupa untuk memperkuat supply chain dalam sistem logistik ikan nasional untuk menghasilkan efisiensi dan daya saing produk perikanan di pasar global," ujarnya. (Lihat videonya: Siswi SD di Gowa Buta Usai Belajar Daring 4 Jam)
Menurut Yugi, Indonesia memiliki lima komoditas perikanan andalan ekspor. Namun permasalahannya, hilirisasi produk perikanan di Tanah Air masih rendah. Ini sebagai tantangan utama Kementerian KKP untuk meningkatkan hilirisasi tersebut. (Ananda Nararya)
(ysw)
Lihat Juga :