Jangan Sampai Kelebihan Impor, Angka Stok Gula Akhir Tahun Harus Dihitung Cermat

Sabtu, 21 November 2020 - 22:43 WIB
loading...
Jangan Sampai Kelebihan...
Stok gula perlu dihitung agar tidak kelebihan impor. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA-Pemeritah dan kalangan dunia usaha masih menghitung angka pasti keberadaan stok gula nasional pada akhir tahun.

Perhitungan stok gula nasional di akhir tahun menjadi penting untuk menentukan rencana pemenuhan kebutuhan gula pada tahun depan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Budi Hidayat mengatakan stok akhir tahun akan menjadi saldo awal dari neraca gula awal tahun.

"Baru nanti dihitung berapa jumlah produksi dalam negeri dan kebutuhan gula nasional. Dari situ akan ditentukan bagaimana pemenuhannya, apakah bisa mencukupi dari dalam negeri atau harus impor. Biasanya kita selama ini memenuhi kebutuhan lewat impor," kata Budi saat dihubungi Sabtu (21/11).

(Baca juga:Mentan Sebut Importir Itu Seperti Dagang Kertas: Dapat Uang Banyak tanpa Keringat)

AGI sendiri memperkirakan jumlah stok gula pada akir tahun mencapai 1,4 juta ton. Adapun Kementerian Pertanian 1,7 juta ton, sementara Kementerian Perdagangan 900.000 ton.

Total produksi gula dalam negeri diperkirakan mencapai 2,2 juta hingga 2,5 juta ton. Adapun angka kebutuhan konsumsi mencapai 3 juta ton.

"Tahun ini agak istimewa karena kelihatannya konsumsi gula menurun akibat adanya pandemi. Realisasinya hanya di kisaran 2,7 juta ton," ujarnya.

Menyinggung adanya rencana pemerintah guna membuka keran impor gula oleh pelaku industri makanan dan minuman, Budi mengatakan bahwa hal itu harus diperhitungkan secara matang. Sebab itu akan berdampak pada pabrik pengolahan gula di tanah air dan juga petani tebu.

"Kalau nanti industri bisa impor langsung, nanti pabrik gula giling apa. Belum lagi hal itu akan mempengaruhi harga tebu milik petani," jelasnya.

Sebab harga gula impor pasti jauh lebih murah ketimbang produksi dalam negeri. Sehingga mau tidak mau akhirnya akan menekan harga gula produksi dalam negeri. Dan ujung-ujungnya harga tebu petani akan tertekan juga.

"Jadi harus dilihat lagi pada kebijakan awal mengapa dulu dibuat industri pengolahan gula dalam negeri. Kalau semua bisa mengimpor bisa kontraproduktif," tandanya.

Tambahan lagi, timbul masalah baru dalam pengawasan impor bila diberikan kepada banyak pihak. Tanpa pengawasan yang ketat, bisa saja gula impor itu akan merembes menjadi gula konsumsi. Dan itu menimbulkan tekanan lagi terhadap petani.
(bai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Rekomendasi
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
Jangan Sampai Keliru!...
Jangan Sampai Keliru! Begini Aturan Minum Suplemen yang Tepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved