Akui Utang Luar Negeri Meningkat, Sri Mulyani Waspada
Senin, 23 November 2020 - 17:23 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani mengaku telah mewaspadai kenaikan utang luar negeri yang kini mencapai 35% dari PDB. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang Indonesia semakin meningkat. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, utang Indonesia sudah meningkat menjadi 35% dari produk domestik bruto (PDB).
"Utang kita meningkat 35% dari PDB padahal sebelumnya 30%. Peningkatan ini dikarenakan pandemi Covid-19," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (23/11/2020).
(Baca Juga: Pemerintah Utamakan Pembiayaan Dalam Negeri, Utang Luar Negeri Melambat)
Dia mengaku akan mewaspadai peningkatan utang tersebut. Namun, Sri Mulyani mengingatkan bahwa utang seluruh negara berkembang juga meningkat, bahkan hingga 50%. Sedangkan utang negara maju bahkan menembus 135%.
"Negara maju utangnya naik tadinya 100% dan sekarang melonjak jadi 130% (PDB). Untuk negara berkembang itu utangnya dari 50% dan naik 70%. Maka itu kita harus waspada agar kebijakan fiskal bisa sustainable," tegasnya.
"Utang kita meningkat 35% dari PDB padahal sebelumnya 30%. Peningkatan ini dikarenakan pandemi Covid-19," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (23/11/2020).
(Baca Juga: Pemerintah Utamakan Pembiayaan Dalam Negeri, Utang Luar Negeri Melambat)
Dia mengaku akan mewaspadai peningkatan utang tersebut. Namun, Sri Mulyani mengingatkan bahwa utang seluruh negara berkembang juga meningkat, bahkan hingga 50%. Sedangkan utang negara maju bahkan menembus 135%.
"Negara maju utangnya naik tadinya 100% dan sekarang melonjak jadi 130% (PDB). Untuk negara berkembang itu utangnya dari 50% dan naik 70%. Maka itu kita harus waspada agar kebijakan fiskal bisa sustainable," tegasnya.
Lihat Juga :