Sukseskan Sejuta Rumah, BTN Gandeng Himpunan Pengembang dari Komunitas Nahdliyin
Senin, 23 November 2020 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berencana mengembangkan kembali program Santri Developer pada tahun 2021 dengan menyelenggarakan di pesantren-pesantren binaan NU guna memberi pembekalan kepada kalangan santri dan alumni pesantren mengenai dunia pengembang perumahan di Indonesia,” kata Pahala.
Sebagai informasi, program BTN Santri Developer telah sukses dilaksanakan secara online pada tanggal 11-16 Mei 2020 yang telah menjaring peserta eligible sebanyak 1.161 peserta dengan output yang dihasilkan skill dasar ilmu menjadi developer properti pemula dengan materi, seperti Kebijakan Perumahan di Indonesia, Kewirausahaan dalam Perspektif Teologi Islam, Aspek Ekonomi dan Kebijakan di Sektor Properti, Pengantar Menjadi Developer, serta Manajemen Proyek Perumahan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdlatul Ulama (NU-Circle), Gatot Prio Utomo menyampaikan, rekomendasi langkah dan kebijakan dari NU circle untuk menjawab permasalahan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Rekomendasi tersebut antara lain, adalah melibatkan partisipasi masyarakat terutama kelompok masyarakat yang memiliki akar budaya yang kuat. Dalam hal ini Nahdliyin yang memiliki akses pada lahan cukup dapat berkolaborasi dengan pengembang dengan akar Nahdliyin untuk penyediaan lahan perumahan.
Rekomendasi lainnya adalah memastikan alokasi dana subsidi perumahan bagi MBR, simplifikasi prosedur perijinan pembangunan perumahan. Menurutnya, diperlukan berbagai ketrampilan dan pendampingan sehingga masyarakat menengah bawah yang lebih proporsinya adalah Nahdliyin sehingga tidak lagi menjadi objek dan target bagi pengembang.
“BTN dan NU Circle dalam bulan puasa 2020 sudah melakukan pelatihan awal dan akan melakukan pelatihan lanjutan di pesantren di Temu Ireng sehingga ada generasi baru santri yang akan menjadi aktor aktif dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat," kata Gatot.
Sebagai informasi, program BTN Santri Developer telah sukses dilaksanakan secara online pada tanggal 11-16 Mei 2020 yang telah menjaring peserta eligible sebanyak 1.161 peserta dengan output yang dihasilkan skill dasar ilmu menjadi developer properti pemula dengan materi, seperti Kebijakan Perumahan di Indonesia, Kewirausahaan dalam Perspektif Teologi Islam, Aspek Ekonomi dan Kebijakan di Sektor Properti, Pengantar Menjadi Developer, serta Manajemen Proyek Perumahan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdlatul Ulama (NU-Circle), Gatot Prio Utomo menyampaikan, rekomendasi langkah dan kebijakan dari NU circle untuk menjawab permasalahan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Rekomendasi tersebut antara lain, adalah melibatkan partisipasi masyarakat terutama kelompok masyarakat yang memiliki akar budaya yang kuat. Dalam hal ini Nahdliyin yang memiliki akses pada lahan cukup dapat berkolaborasi dengan pengembang dengan akar Nahdliyin untuk penyediaan lahan perumahan.
Rekomendasi lainnya adalah memastikan alokasi dana subsidi perumahan bagi MBR, simplifikasi prosedur perijinan pembangunan perumahan. Menurutnya, diperlukan berbagai ketrampilan dan pendampingan sehingga masyarakat menengah bawah yang lebih proporsinya adalah Nahdliyin sehingga tidak lagi menjadi objek dan target bagi pengembang.
“BTN dan NU Circle dalam bulan puasa 2020 sudah melakukan pelatihan awal dan akan melakukan pelatihan lanjutan di pesantren di Temu Ireng sehingga ada generasi baru santri yang akan menjadi aktor aktif dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat," kata Gatot.
(akr)
Lihat Juga :