Langkah Berat IHSG Menembus Level 6.000 di Akhir Tahun

loading...
Langkah Berat IHSG Menembus Level 6.000 di Akhir Tahun
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih perlu upaya keras agar bisa menembus level 6.000 di akhir tahun. Banyak aral menghalang buat indeks untuk menembus level tertinggi itu.

Pengamat pasar modal Oktavianus Audi menilai, peluang IHSG mencapai 6.000 masih cukup berat. Jika, fondasi ekonomi Indonesia belum kuat maka belum bisa mendorong penguataan indeks pada level 6.000.

( Baca juga:Diburu Asing, IHSG Melesat Ditutup di Atas 5.600 )

"Akhir tahun ini memang ada peluan, cuma masih berat karena dasarnya secara fundamental harus kuat," kata Oktavianus dalam acara Market IDX, Jakarta, Senin (23/11/2020).



Menurut Oktavianus, agar IHSG bisa menembus level 6.000 maka harus ditopang dengan ekonomi yang kuat. Salah satunya memperbaiki pertumbuhan ekonomi agar positif.

"Kalau mencapai peaknya 5.600 dan 5.800 di akhir tahun. Jadi 5778 dan koreksi pasti ada di akhir tahun nanti," katanya.

( Baca juga:WhatsApp Kedatangan Dua Fitur Baru, Apalagi? )



Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis pasar saham bisa kembali pulih dari efek pandemi ini. Bahkan, indeks diperkirkan bisa kembali menembus level 6.000.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan, untuk menembus level 6.000 tidak akan membutuhkan waktu yang lama. "Sekarang saham sudah kembali di atas 5.000, kami yakin bisa normal kembali 6.000 dalam waktu tidak terlalu lama," katanya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top