Harga Batu Bara Memanas karena Naiknya Permintaan China

Rabu, 25 November 2020 - 12:56 WIB
loading...
Harga Batu Bara Memanas...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyebut harga batu bara telah mengalami kenaikan sejak dua bulan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah membaiknya permintaan komoditas tersebut khususnya dari China .

"Kondisi terkini itu terefleksi dari harga (batu bara) sejak dua bulan terakhir sudah mulai merangkak naik dan ini diakibatkan oleh membaiknya permintaan khususnya di China, ini dari sisi demand agak membaik," ujar Direktur Eksekutif APBI, Hendra Sinadia dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (25/11/2020). ( Baca juga: Biden Janji Perkuat Aliansi AS di Asia-Pasifik Sambil Hindari Perang )

Tidak hanya itu, APBI pada hari ini juga dengan Asosiasi Importir Batubara di China sekaligus penandatanganan coal procurement agreement yang difasilitasi oleh pemerintah Indonesia melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi Kemenko Marves, Duta Besar Indonesia di China dan Duta Besar China di Indonesia secara virtual.

"Jadi, ini memberikan kami lebih banyak optimisme untuk menatap di 2021 karena Tiongkok adalah pasar ekspor batu bara Indonesia terbesar kurang lebih 33 persen ekspor kita ke Tiongkok dan Tiongkok juga itu dari sisi impornya hampir separuh dari impor batu bara termal dari segi volume itu dari Indonesia," katanya.

Hendra menyebutkan, dengan adanya pertemuan tersebut setidaknya bisa berdampak kepada kestabilan harga batu bara dimana sejak masa pandemi Covid-19 harganya turun dan perlahan membaik setelah China kembali memulai perekonomiannya.

"Ada kekhawatiran ke depannya tren penurunan konsumsi batu bara China makin terus berlangsung sehingga pemerintah Indonesia melakukan suatu diplomasi tingkat tinggi agar memastikan ekspor batu bara ke China bisa berkelanjutan, paling tidak dari sisi Tiongkok mereka memberikan prioritas buat batu bara diekspor ke Tiongkok," ucapnya. ( Baca juga: Ekspor Benih Lobster Satu Pintu Bikin Edhy Prabowo Terciduk, Ini Kata AP II dan DJBC )

Hendra menyebut, batu bara Indonesia sangat spesial untuk China karena dari segi kualitas sangat cocok untuk pembangkit listrik disana dan dari sisi kualitas, China membutuhkan batu bara Indonesia dalam jumlah banyak.

"Kualitas-kualitas yang dibutuhkan dan juga dari sisi price coast pengapalan ke Tiongkok bagi buyer di Tiongkok akan lebih murah bahkan lebih murah dibanding dari domestik mereka sendiri, jadi ini memberikan keuntungan buat kita sebenarnya," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved