Citilink Terbang Perdana dari Makassar ke Ampana Sulawesi Tengah

Rabu, 25 November 2020 - 18:09 WIB
loading...
Citilink Terbang Perdana...
Citilink hari ini terbang perdana dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju Bandara Tanjung Api Ampana, Sulawesi Tengah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan Citilink hari ini terbang perdana dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar menuju Bandar Udara Tanjung Api Ampana, Sulawesi Tengah dengan menggunakan pesawat ATR 72-600.

“Ini merupakan bentuk lanjutan dari program merambah ke Timur Indonesia oleh Citilink setelah sebelumnya membuka rute penerbangan dari Makassar menuju Baubau, Pomala, Luwu (Palopo), Selayar dan Toraja,” ujar Direktur Utama Citilink Juliandra di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

(Baca Juga: Musim Liburan Bakal Tiba, Jumlah Penerbangan Diprediksi Meningkat)

Penerbangan rute Makassar-Ampana untuk sementara beroperasi sekali dalam seminggu yakni setiap hari Rabu dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Penerbangan ini dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar 09.30 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Tanjung Api Ampana pukul 11.10 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG 1332.

Untuk sebaliknya, penerbangan rute Ampana-Makassar dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Tanjung Api Ampana pukul 11.30 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar pukul 13.05 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG 1333.

Selain menghubungkan Makassar dengan Ampana, pembukaan rute baru ini juga memungkinkan masyarakat untuk dapat terhubung dengan kota-kota di Indonesia lainnya seperti Kendari, Jakarta, Surabaya dan Manado melalui hub Makassar.

(Baca Juga: Hore! Tiket Pesawat Citilink Turun Harga Sampai Akhir Tahun)

“Citilink berharap dengan dibukanya rute penerbangan ini dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-una dan sekitarnya untuk dapat melakukan perjalanan dari dan menuju Ampana, dapat mendukung peningkatan sektor pariwisata daerah serta dapat melancarkan kebutuhan akan distribusi logistik,” tambah Juliandra.

Citilink, kata dia tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat diseluruh lini operasional penerbangannya, baik dari pre-, in-, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Indonesia Bakal Kedatangan...
Indonesia Bakal Kedatangan Maskapai Baru Air Borneo, Buka Rute Penerbangan Langsung ke IKN
Pariwisata Jadi Motor...
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
Aktivitas Ekonomi Meningkat,...
Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Tingkat Keterisian Garuda...
Tingkat Keterisian Garuda Indonesia Group Capai 88% di Tengah Animo MotoGP Mandalika 2025
Dongkrak Pariwisata...
Dongkrak Pariwisata Sulteng, Rute Penerbangan Palu-Guangzhou Resmi Dibuka
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Pariwisata, DPR Minta Pemerintah Terapkan Bebas Visa
Sistem Komunikasi Kabel...
Sistem Komunikasi Kabel Laut Sulawesi-Maluku-Papua Bakal Segera Pulih
Rekomendasi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved