Faisal Basri Sebut Ekonomi Baru Akan Positif di Kuartal II/2021

Kamis, 26 November 2020 - 16:23 WIB
loading...
Faisal Basri Sebut Ekonomi...
Ekonom senior Faisal Basri memperkirakan ekonomi baru tumbuh positif di kuartal II/2021. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom senior Institute for Development of Economics (Indef) Faisal Basri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi masih akan terus negatif hingga triwulan I/2021. Kontraksi ekonomi Indonesia menurutnya akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

(Baca Juga: Empat Hal Ini Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Mentok di 3%)

"Akibat pandemi ini saya perkirakan ekonomi akan terkontraksi relatif lebih lama dari negara emerging economy lainnya. Kita baru positif pertumbuhan ekonominya pada triwulan kedua tahun depan. Jadi sampai triwulan I tahun depan kita masih minus," kata Faisal Basri dalam diskusi secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Menurut dia, kinerja ekonomi negara ini sangat terpengaruhi oleh guncangan yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Guncangan yang sama menurutnya dirasakan di seluruh dunia.

"Covid-19 membuat pemerintah bereaksi. Kalau reaksinya bagus, ini akan mengurangi tekanan pada ekonomi lewat misalnya social distancing, shutdown, kalau di kita PSBB," katanya.

(Baca Juga: Mantap Bu Sri Mulyani! Ekonomi RI Terbaik Kedua Dunia Setelah China)

Hal yang sangat mempengaruhi ekonomi menurutnya adalah respons pemerintahnya seperti apa. Kuncinya, tegas dia, adalah harus menekan penularan Covid-19. "Pandemi Covid-19 di Indonesia ini juga masih belum mencapai puncak," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Ronaldo: Portugal Belum...
Ronaldo: Portugal Belum Menang Apa Pun Sebelum Saya, Euro 2016 Setara Piala Dunia
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved