Faisal Basri Sebut Ekonomi Baru Akan Positif di Kuartal II/2021

loading...
Faisal Basri Sebut Ekonomi Baru Akan Positif di Kuartal II/2021
Ekonom senior Faisal Basri memperkirakan ekonomi baru tumbuh positif di kuartal II/2021. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Ekonom senior Institute for Development of Economics (Indef) Faisal Basri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi masih akan terus negatif hingga triwulan I/2021. Kontraksi ekonomi Indonesia menurutnya akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

(Baca Juga: Empat Hal Ini Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Mentok di 3%)

"Akibat pandemi ini saya perkirakan ekonomi akan terkontraksi relatif lebih lama dari negara emerging economy lainnya. Kita baru positif pertumbuhan ekonominya pada triwulan kedua tahun depan. Jadi sampai triwulan I tahun depan kita masih minus," kata Faisal Basri dalam diskusi secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Menurut dia, kinerja ekonomi negara ini sangat terpengaruhi oleh guncangan yang ditimbulkan pandemi Covid-19. Guncangan yang sama menurutnya dirasakan di seluruh dunia.



"Covid-19 membuat pemerintah bereaksi. Kalau reaksinya bagus, ini akan mengurangi tekanan pada ekonomi lewat misalnya social distancing, shutdown, kalau di kita PSBB," katanya.

(Baca Juga: Mantap Bu Sri Mulyani! Ekonomi RI Terbaik Kedua Dunia Setelah China)

Hal yang sangat mempengaruhi ekonomi menurutnya adalah respons pemerintahnya seperti apa. Kuncinya, tegas dia, adalah harus menekan penularan Covid-19. "Pandemi Covid-19 di Indonesia ini juga masih belum mencapai puncak," ujarnya.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top