Belum Sepenuhnya Melek, Baru 8 Juta UMKM Go Digital

Jum'at, 27 November 2020 - 17:21 WIB
loading...
Belum Sepenuhnya Melek,...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Head of Public Policy and Government Relations Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Rofi Uddarojat menyebutkan bahwa onboarding UMKM di platform digital baru mencapai 8 juta. Hal ini berarti transformasi UMKM digital baru mencapai 14%, sehingga perlu optimalisasi untuk menyebarkan manfaatnya.

"Faktanya, gapnya tinggi, total UMKM ada 59,2 juta, yang go digital baru 8 juta saja," ujar Rofi dalam video virtual di Jakarta, Jumat(27/11/2020).

Baca Juga: 2025, BI Targetkan 1.000 Korporatisasi UMKM

Maka dari itu, perlu ada pendampingan intensif untuk mengawal UMKM Indonesia bisa tembus pasar internasional. "Awalnya memang dengan on-boarding, mereka bertransformasi dari offline menjadi online. Lalu mereka terdaftar di marketplace," kata Rofi.

Selanjutnya akan dilakukan aktivitas pendampingan dan fasilitasi dari marketplace kepada pelaku UMKM agar dapat lebih meningkatkan transaksi penjualan secara online. "Kemudian dilanjutkan dengan proses scaling up business, yaitu proses peningkatan usaha bagi pelaku UMKM melalui event yang diselenggarakan oleh marketplace," tuturnya.

Baca Juga: Kiai Miftachul Akhyar: Sejak Muda Mengabdi di NU, Kini Pimpin MUI

Hal ini, lanjut Rofi, akan membantu meningkatkan penjualan UMKM menjadi lebih berkembang dan berlipat ganda. Pelaku UMKM juga bisa memiliki storage-nya sendiri ataupun tidak. Lalu, dalam tahap ini, pelaku UMKM mencarikan customer yang akan membeli produknya dalam skala besar dan melakukan repeat order.Tahap yang terakhir adalah go international market untuk ekspor. "Ini adalah bentuk proses peningkatan jangkauan pasar internasional pelaku UMKM. Pelaku UMKM yang melakukan ekspor produk akan difasilitasi dan dipermudah oleh marketplace," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Cara Bank Raya Memacu...
Cara Bank Raya Memacu Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan
APF Canada Hadirkan...
APF Canada Hadirkan Pemimpin APEC untuk Perkuat Keuangan Digital UMKM Perempuan
PLN Mobile Marketplace...
PLN Mobile Marketplace Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Perkuat UMKM dan Pekerja...
Perkuat UMKM dan Pekerja Informal Indonesia, ILO Dorong Inklusi Keuangan
Latih 500 UMKM Go Digital,...
Latih 500 UMKM Go Digital, Kadin Gandeng Google dan YouTube Indonesia
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
Rekomendasi
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved