Pulihkan Ekonomi, RI Dorong Penguatan Kerja Sama Tiga Negara Kawasan
Jum'at, 27 November 2020 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Memasuki akhir periode Cetak Biru 2017-2021, IMT-GT perlu mendorong agartarget-targetdalam Cetak Biru tersebut dapat segera tercapai. Perlu juga dimulaipenyusunan Cetak BiruIMT-GT2022--2026 dengan mengidentifikasi langkah-langkah strategis di masing-masing sektor, khusunya dengan memperhatikan kondisi global saat ini dan visiIMT-GT2036.
Salah satu kerja sama yang akan didorong adalah transformasi digital melalui pengembangan platform niaga elektronikserta pemanfaatan teknologi yang inklusif, khususnya bagi UMKM, pengembangan food estate sebagai bagian dari program ketahanan pangan; serta mendorong kemajuan pariwisata di kawasan.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Mendag Blusukan ke Pasar Badung
Indonesia juga mendorong dijadikannya IMT-GT sebagai kekuatan ekonomi halaldi kawasan dan global,yang turut mendorong UMKM berorientasi ekspor di industrihalal. Saat ini, kawasan IMT-GTtelah berhasil mencetak sebanyak 4.054 UKM halal yang berorientasi ekspor hingga akhir Oktober 2020. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya,yaitu 3.000 UKM pada 2021.
“Kerja sama subregional IMT-GT memiliki sejumlah proyek kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mempersempit kesenjangan antar daerah, dan memajukan perekonomian Indonesia dan kawasan. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang kuat antarapemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” urai Mendag.
Salah satu kerja sama yang akan didorong adalah transformasi digital melalui pengembangan platform niaga elektronikserta pemanfaatan teknologi yang inklusif, khususnya bagi UMKM, pengembangan food estate sebagai bagian dari program ketahanan pangan; serta mendorong kemajuan pariwisata di kawasan.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Mendag Blusukan ke Pasar Badung
Indonesia juga mendorong dijadikannya IMT-GT sebagai kekuatan ekonomi halaldi kawasan dan global,yang turut mendorong UMKM berorientasi ekspor di industrihalal. Saat ini, kawasan IMT-GTtelah berhasil mencetak sebanyak 4.054 UKM halal yang berorientasi ekspor hingga akhir Oktober 2020. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya,yaitu 3.000 UKM pada 2021.
“Kerja sama subregional IMT-GT memiliki sejumlah proyek kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mempersempit kesenjangan antar daerah, dan memajukan perekonomian Indonesia dan kawasan. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang kuat antarapemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” urai Mendag.
(nng)
Lihat Juga :