Asyikkk.... Tol Sumatera Siap Beroperasi Akhir Tahun Baru dan Natal
Sabtu, 28 November 2020 - 16:29 WIB
loading...
Gerbang Tol Indralaya di Sumatera Selatan
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera terus dikebut. Dari total 2.987 kilometer (km) jalan bebas hambatan dari Provinsi Lampung hingga Aceh, sepanjang 648 km ruas tol sudah beroperasi dan siap digunakan untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang jatuh pada 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.
Untuk mendukung libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan. “Hal ini didukung dengan telah bertambahnya ruas jalan tol yang beroperasi dan jalan nasional di Pulau Jawa dan Sumatera yang secara keseluruhan dalam kondisi mantap,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).
(Baca juga:Kementerian PUPR: Jalan Tol Sumatera Siap Dijadikan Jalur Logistik) Jalan Tol Trans Sumatera
(JTTS) terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) sepanjang 919 km. Jalan Tol Sumatera sepanjang 2.987 km sebagai koridor utama untuk meningkatkan konektivitas antara kota/kawasan di Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh.
Untuk pembangunan ruas-ruas utama yang menjadi backbone, Pemerintah menugaskan PT. Hutama Karya (HK) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). HK melaksanakan pembangunan JTTS sepanjang 2.829 km yang terdiri dari 24 ruas dengan nilai investasi sebesar Rp530,8 triliun.
Untuk mendukung libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan. “Hal ini didukung dengan telah bertambahnya ruas jalan tol yang beroperasi dan jalan nasional di Pulau Jawa dan Sumatera yang secara keseluruhan dalam kondisi mantap,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).
(Baca juga:Kementerian PUPR: Jalan Tol Sumatera Siap Dijadikan Jalur Logistik) Jalan Tol Trans Sumatera
(JTTS) terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) sepanjang 919 km. Jalan Tol Sumatera sepanjang 2.987 km sebagai koridor utama untuk meningkatkan konektivitas antara kota/kawasan di Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh.
Untuk pembangunan ruas-ruas utama yang menjadi backbone, Pemerintah menugaskan PT. Hutama Karya (HK) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). HK melaksanakan pembangunan JTTS sepanjang 2.829 km yang terdiri dari 24 ruas dengan nilai investasi sebesar Rp530,8 triliun.
Lihat Juga :