Ada Covid, Kinerja Sektor Pertanian Tetap Moncer
Senin, 30 November 2020 - 13:04 WIB
loading...
FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian menyebut sektor pertanian mencatat sektor pertanian tumbuh positif hingga kuartal III-2020, walaupun Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.
"Jadi dalam kondisi apapun, sektor pertanian tetap eksis," kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam webinar Indef Proyeksi Ekonomi Indonesia 2021, Senin (30/11/2020).
Baca Juga: Juragan Lobster: Beberapa Teman Kami Ikut Selundupkan Benur ke Vietnam
Menurut dia, pertumbuhan sektor pertanian yang memberikan kontribusi positif untuk pendapatan negara selama pandemi. Di mana Badan Pusat statistik (BPS), mencatat pertumbuhan di sektor pertanian mencapai 16,24% pada kuartal II-2020.
Kemudian, lanjut dia, walaupun kenaikan pada kuartal II-2020 tidak tingga, tapi pada kuartal III-2020 sektor pertanian masih mencatatkan kenaikan 2,15%. "Untuk Triwulan IV-2020 kami akan berusaha. Dan kami akan melakukan percepatan-percepatan," ungkap dia.
Baca Juga: Pak Luhut! Ekspor Benih Lobster Sebaiknya Distop
Dia juga menjelaskan bahwa, nilai ekspor pertanian sampai dengan September 2020 tercatat mengalami kenaikan 10,12%, dari Rp276,59 triliun menjadi Rp304,57 triliun. Lalu, nilai tukar usaha petani (NTUP) dan nilai tukar petani (NTP) juga mengalami kenaikan masing-masing 0,66% dan 0,58% pada Oktober 2020. "Maka itu, 2020 kami aman. Dan kami akan siap dalam kondisi apapun. Kami sudah siapkan 8 sampai 9 ton untuk 2020," pungkas dia.
"Jadi dalam kondisi apapun, sektor pertanian tetap eksis," kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam webinar Indef Proyeksi Ekonomi Indonesia 2021, Senin (30/11/2020).
Baca Juga: Juragan Lobster: Beberapa Teman Kami Ikut Selundupkan Benur ke Vietnam
Menurut dia, pertumbuhan sektor pertanian yang memberikan kontribusi positif untuk pendapatan negara selama pandemi. Di mana Badan Pusat statistik (BPS), mencatat pertumbuhan di sektor pertanian mencapai 16,24% pada kuartal II-2020.
Kemudian, lanjut dia, walaupun kenaikan pada kuartal II-2020 tidak tingga, tapi pada kuartal III-2020 sektor pertanian masih mencatatkan kenaikan 2,15%. "Untuk Triwulan IV-2020 kami akan berusaha. Dan kami akan melakukan percepatan-percepatan," ungkap dia.
Baca Juga: Pak Luhut! Ekspor Benih Lobster Sebaiknya Distop
Dia juga menjelaskan bahwa, nilai ekspor pertanian sampai dengan September 2020 tercatat mengalami kenaikan 10,12%, dari Rp276,59 triliun menjadi Rp304,57 triliun. Lalu, nilai tukar usaha petani (NTUP) dan nilai tukar petani (NTP) juga mengalami kenaikan masing-masing 0,66% dan 0,58% pada Oktober 2020. "Maka itu, 2020 kami aman. Dan kami akan siap dalam kondisi apapun. Kami sudah siapkan 8 sampai 9 ton untuk 2020," pungkas dia.
(nng)
Lihat Juga :