Erick Thohir Proyeksi Kinerja BUMN Masih Minus 30 Persen di 2021
Senin, 30 November 2020 - 19:41 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memproyeksikan kinerja perseroan pelat merah pada 2021 akan terkoreksi 30% akibat dampak pandemi Covid-19. Angka ini mengindikasikan adanya perbaikan kinerja keuangan BUMN jika dibandingkan dengan 2020 yang tercatat minus 60%.
Erick mengatakan, kinerja keuangan perseroan negara sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi nasional 2020 dan 2021. Pada tahun ini, hingga di kuartal III, pertumbuhan ekonomi masih tercatat minus, meski begitu, secara kuartalan ekonomi dalam negeri mengalami pertumbuhan positif.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal I-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 2,97%. Nilai itu mendarat jauh dari target kuartal I yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6%.
(Baca juga: Jangan Kebelet Ekonomi Tumbuh, Buruan Serap Anggaran dan Yakinkan Vaksin Ampuh )
Pada kuartal II, mengalami kontraksi sebesar 5,32% year on year (yoy). Sementara pada kuartal III, produk domestik bruto (PDB) Indonesia minus 3,49% (yoy).
Erick mengatakan, kinerja keuangan perseroan negara sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi nasional 2020 dan 2021. Pada tahun ini, hingga di kuartal III, pertumbuhan ekonomi masih tercatat minus, meski begitu, secara kuartalan ekonomi dalam negeri mengalami pertumbuhan positif.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal I-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 2,97%. Nilai itu mendarat jauh dari target kuartal I yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6%.
(Baca juga: Jangan Kebelet Ekonomi Tumbuh, Buruan Serap Anggaran dan Yakinkan Vaksin Ampuh )
Pada kuartal II, mengalami kontraksi sebesar 5,32% year on year (yoy). Sementara pada kuartal III, produk domestik bruto (PDB) Indonesia minus 3,49% (yoy).
Lihat Juga :