Digitalisasi UMKM Masih Terhambat Tiga Kendala

Senin, 30 November 2020 - 19:55 WIB
loading...
Digitalisasi UMKM Masih...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa sebenarnya digitalisasi UMKM di Indonesia sudah dipermudah dengan banyaknya platform digital dan penduduk yang terhubung dengan internet. Berdasarkan data tahun 2019, sebanyak 73,7% dari total penduduk Indonesia sudah terhubung ke internet.

"Teman-teman dari e-commerce sudah mengatakan bahwa 97% wilayah Indonesia sudah terjangkau. Infrastruktur internet dan logistik darat sudah memadai," ujar Teten dalam video virtual di Jakarta, Senin(30/11/2020). ( Baca juga:Menteri Teten Sebut Pandemi Covid-19 Membawa Berkah, Kok? )

Dia menyebutkan, dalam menuju digitalisasi UMKM, ada tiga kendala utama, yakni dari segi produksi, kualitas, dan literasi digital. Tugas KemenKop UKM saat ini adalah menyiapkan kapasitas produksi UMKM ke pasar yang lebih besar.

"Secara bersamaan, sudah muncul banyak platform digital dengan captive market tertentu, termasuk di daerah. Harusnya tidak ada halangan dalam kapasitas produksi, di daerah sudah banyak platformnya," terang Teten.

Bahkan, dalam e-commerce, UMKM harus bisa bersaing dengan produk-produk yang sedang trending dan juga dengan produk-produk usaha besar.

Dia mengatakan, digitalisasi penting untuk UMKM, khususnya untuk akses ke pembiayaan. Dalam UU Cipta Kerja, aset yang menjadi masalah utama bagi UMKM dalam mengakses pembiayaan, sudah dipermudah dengan dicari pendekatan kegiatan bisnis.

"Bahkan sekarang sudah banyak fintech yang menjadikan track record kesehatan usaha digital sebagai jaminan untuk melakukan kredit," tambahnya. ( Baca juga:Tutupi Hasil Swab Test Habib Rizieq, RS Ummi Terancam Pidana )

Beberapa waktu lalu, lanjut Teten, pihaknya membuat program kegiatan kepada anak-anak muda yang membantu di tengah pandemi dengan membuat platform-platform digital baru. Bentuk kegiatannya adalah dengan pemberian award.

"Dari 30 platform digital yang masuk tahap inkubasi, yang akan kami kerjasamakan dengan UMKM adalah 10 yang terbaik," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved