Pantas Saja Dana Asing Kembali Masuk ke Indonesia, Imbal Hasilnya Tertinggi di ASEAN

Selasa, 01 Desember 2020 - 14:44 WIB
loading...
Pantas Saja Dana Asing...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia adalah salah satu pasar berkembang di ASEAN yang cukup banyak menerima portofolio investasi dari offshore. Makanya, tentu juga tidak kebal dari situasi pandemi saat ini.

Perlu diketahui aliran dana keluar yang sangat besar terjadi di bulan Maret dan April, hampir USD11 miliar di pasar obligasi dan saham. Akibatnya, pasar finansial di Indonesia menjadi sangat volatile, termasuk di pasar obligasi dengan valas.

Managing Director, Head of Global Markets & Securities Services PT Bank HSBC Indonesia Ali Setiawan mengatakan, Indonesia masih menjadi destinasi investasi yang sangat menarik bagi para investor. ( Baca juga:Kehadiran Vaksin Covid-19 Makin Terang, Pasar Keuangan Tambah Semangat )

Apabila dilihat melalui portofolio investasi yang ada saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang menyediakan imbal hasil yang cukup menarik dan tertinggi dibanding instrumen lain di kawasan ASEAN.

"Itulah yang sebenarnya terjadi di kuartal kedua ke kuartal ketiga. Kami mulai melihat aliran dana asing masuk kembali ke pasar finansial indonesia," katanya saat webinar di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Sebagai contoh kita melihat posisi investasi dana asing di bulan Januari yang hampir mencapai Rp1.100 triliun turun ke Rp917 triliun sampai bulan April. Tetapi mulai meningkat kembali ke Rp965 triliun di bulan November 2020.

Menurut Ali, walaupun peningkatan ini belum sebanyak yang diharapkan, tapi setidaknya terlihat hampir sekitar USD3 miliar yang kembali dan kebanyakan di pasar obligasi pemerintah dan itu menunjukkan kepercayaan investor asing untuk kembali berinvestasi di Indonesia.

"Jadi kita melihat masih ada faktor pendorong untuk perbaikan di tahun 2021," ucap dia.

Memang di sektor korporasi masih belum banyak aktivitas dan suntikan investasi, tapi setidaknya mulai ada peningkatan dari sisi penjualan dari bulan September hingga Oktober di beberapa sektor industri. ( Baca juga:Suasana Horor GP Bahrain, Grosjean Lolos dari Kobaran Api )

Dia menuturkan, pemerintah harus terus proaktif dan konsisten, tidak hanya melalui inisiatif kebijakan dari besaran stimulus tapi juga dari sisi penyaluran stimulus tersebut untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia. Serta, konsisten melalui reformasi struktural sehingga bisa menarik lebih banyak investasi asing (FDI), terlebih ada momentum baik seperti UU Cipta kerja yang baru saja disetujui.

“Sebenarnya sangat sulit untuk bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Namun apabila dilihat dari konsensus kebanyakan pelaku pasar, 2021 tampaknya akan menjadi tahun yang lebih positif.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved