Kehadiran Vaksin Covid-19 Makin Terang, Pasar Keuangan Tambah Semangat
Minggu, 29 November 2020 - 11:07 WIB
loading...
Pasar keuangan yakin hadirnya vaksin Covid-19 dalam waktu dekat akan mendorong pemulihan ekonomi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pasar keuangan saat ini sangat optimis dengan skenario ketersediaan vaksin secara bertahap tahun depan. Pasar meyakini hadirnya vaksin akan membuat pemulihan perekonomian akan segera terjadi.
(Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Dapat Dikendalikan dengan Vaksin)
Direktur Investama Hans Kwee mengatakan, diawali Pfizer dan BioNTech yang menyatakan uji vaksin efektif 95% melawan virus corona. Kini Moderna juga mengklaim vaksin yang dikembangkan punya kemanjuran 94,5% untuk melawan Covid-19.
"Sesudah itu ada vaksin AstraZaneca dan Oxford asal Inggris yang merilis keberhasilan membuat vaksin dengan tingkat efektivitas 70% melawan Covid-19 sesudah uji fase ke-3. Kehadiran vaksin-vaksin ini membuat pasar saham sangat optimis bahwa pemulihan ekonomi akan segera terjadi," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (29/10/2020).
Terlebih, vaksin AstraZeneca dan Oxford untuk virus Covid-19 disebut sebagai vaksin virus Covid-19 global karena diperkirakan berbiaya murah. Meski, vaksin AstraZeneca ini menghadapi tantangan setelah perusahaan merevisi efektivitas vaksinnya dari 90 % menjadi 70%.
(Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Dapat Dikendalikan dengan Vaksin)
Direktur Investama Hans Kwee mengatakan, diawali Pfizer dan BioNTech yang menyatakan uji vaksin efektif 95% melawan virus corona. Kini Moderna juga mengklaim vaksin yang dikembangkan punya kemanjuran 94,5% untuk melawan Covid-19.
"Sesudah itu ada vaksin AstraZaneca dan Oxford asal Inggris yang merilis keberhasilan membuat vaksin dengan tingkat efektivitas 70% melawan Covid-19 sesudah uji fase ke-3. Kehadiran vaksin-vaksin ini membuat pasar saham sangat optimis bahwa pemulihan ekonomi akan segera terjadi," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (29/10/2020).
Terlebih, vaksin AstraZeneca dan Oxford untuk virus Covid-19 disebut sebagai vaksin virus Covid-19 global karena diperkirakan berbiaya murah. Meski, vaksin AstraZeneca ini menghadapi tantangan setelah perusahaan merevisi efektivitas vaksinnya dari 90 % menjadi 70%.
Lihat Juga :