Bank BUMN Kalah Lawan BCA, Begini Respons Erick Thohir
Selasa, 01 Desember 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
"Pendapatan Bank Himbara 40 persen lebih kecil dari sebelumnya (2019). Dan tentu, dibandingkan dengan bank swasta juga, saya mengambil posisi yang jelas bahwa BUMN di situ menjadi bagian dari restrukturisasi dari pada UMKM dan lain-lainnya," ujar Erick, Jakarta, Selasa (1/12/2020).
Baca Juga: Geser BRI, Laba Bank BCA Kokoh di Puncak Klasemen
Di lini bisnis BUMN lainnya, Erick memproyeksikan, perbaikan kinerja BUMN mulai membaik. Pada 2021, Kementerian BUMN mencatat, kinerja perseroan akan masih terkontraksi 30 persen, namun, bila dibandingkan dengan tahun 2020 angka itu tercatat positif, sebab sepanjang tahun ini kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah turun hingga 60 persen.
Erick menyebut, penurunan laba disebabkan karena 90 persen bisnis BUMN terdampak pandemi. Sehingga penurunan pendapatan dan laba dari BUMN juga sulit terelakkan. Selain itu, ketidakpastian kondisi perekonomian nasional juga turut mempengaruhi kinerja perseroan. "Karena Covid-19 kita ada perubahan roadmap sedikit. Secara ekonomi dan bidang usaha pasti terkoreksi. Kalau kita lihat di tahun ini koreksinya sampai 60 persen. Tahun depan masih ada koreksi 30 persen," katanya.
Baca Juga: Geser BRI, Laba Bank BCA Kokoh di Puncak Klasemen
Di lini bisnis BUMN lainnya, Erick memproyeksikan, perbaikan kinerja BUMN mulai membaik. Pada 2021, Kementerian BUMN mencatat, kinerja perseroan akan masih terkontraksi 30 persen, namun, bila dibandingkan dengan tahun 2020 angka itu tercatat positif, sebab sepanjang tahun ini kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah turun hingga 60 persen.
Erick menyebut, penurunan laba disebabkan karena 90 persen bisnis BUMN terdampak pandemi. Sehingga penurunan pendapatan dan laba dari BUMN juga sulit terelakkan. Selain itu, ketidakpastian kondisi perekonomian nasional juga turut mempengaruhi kinerja perseroan. "Karena Covid-19 kita ada perubahan roadmap sedikit. Secara ekonomi dan bidang usaha pasti terkoreksi. Kalau kita lihat di tahun ini koreksinya sampai 60 persen. Tahun depan masih ada koreksi 30 persen," katanya.
(nng)
Lihat Juga :