Skema Vaksin Covid-19 Gratis, Menteri Erick Thohir: Barcode Jadi Bukti
Selasa, 01 Desember 2020 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Persiapan Vaksin Covid-19 Datang, Ini Hal Pertama yang Harus Diketahui Masyarakat )
Sebelumnya Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma Soleh Udin Al Ayubi mengatakan, proses vaksinasi akan dilakukan secara ketat dengan memanfaatkan teknologi digital. Holding BUMN farmasi, kata Soleh, akan mencantumkan barcode pada setiap jenis vaksin, kemasan vaksin dalam bentuk boks kecil maupun besar, hingga armada yang digunakan untuk mendistribusikan vaksin.
Soleh mengatakan, barcode setiap produk hingga kemasan vaksin akan terintegrasi dengan barcode masing-masing masyarakat penerima vaksin. Holding farmasi juga menyiapkan ruangan pendingin, 218 unit chiller, serta 83 truk dan 67 motor yang dilengkapi alat pendingin dengan suhu dua derajat celsius hingga delapan derajat celsius.
Menurutnya penggunaan teknologi mutlak diperlukan mengingat kompleksitas proses vaksinasi melibatkan ratusan juta masyarakat. Soleh memaparkan, proses pengadaan vaksin, baik kolaborasi dengan perusahaan luar negeri maupun produksi dalam negeri, terus berjalan.
Selain pengadaan, tantangan muncul dalam sisi alokasi vaksin bantuan pemerintah dan vaksin mandiri hingga distribusi yang menjadi prioritas. “Harapannya bisa menghindari banyak kesalahan dan juga mempercepat proses pendaftaran, verifikasi, serta menjamin kualitas vaksin ataupun layanan vaksinasi," ujarnya.
Sebelumnya Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma Soleh Udin Al Ayubi mengatakan, proses vaksinasi akan dilakukan secara ketat dengan memanfaatkan teknologi digital. Holding BUMN farmasi, kata Soleh, akan mencantumkan barcode pada setiap jenis vaksin, kemasan vaksin dalam bentuk boks kecil maupun besar, hingga armada yang digunakan untuk mendistribusikan vaksin.
Soleh mengatakan, barcode setiap produk hingga kemasan vaksin akan terintegrasi dengan barcode masing-masing masyarakat penerima vaksin. Holding farmasi juga menyiapkan ruangan pendingin, 218 unit chiller, serta 83 truk dan 67 motor yang dilengkapi alat pendingin dengan suhu dua derajat celsius hingga delapan derajat celsius.
Menurutnya penggunaan teknologi mutlak diperlukan mengingat kompleksitas proses vaksinasi melibatkan ratusan juta masyarakat. Soleh memaparkan, proses pengadaan vaksin, baik kolaborasi dengan perusahaan luar negeri maupun produksi dalam negeri, terus berjalan.
Selain pengadaan, tantangan muncul dalam sisi alokasi vaksin bantuan pemerintah dan vaksin mandiri hingga distribusi yang menjadi prioritas. “Harapannya bisa menghindari banyak kesalahan dan juga mempercepat proses pendaftaran, verifikasi, serta menjamin kualitas vaksin ataupun layanan vaksinasi," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :