Jelang Libur Nataru, PT KAI Antisipasi 355 Titik Rawan di Jalur KA
Selasa, 01 Desember 2020 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
Pada kegiatan inspeksi tersebut, Didiek juga menyampaikan pembinaan kepada seluruh jajaran KAI di lintas agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021.
“Utamakan keselamatan, lakukan safety breifing sebelum memulai pekerjaan, lakukan pekerjaan sesuai SOP, berikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan. Pastikan seluruh insan KAI harus selalu disiplin menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) kapanpun dan dimanapun,” tegas Didiek.
Perjalanan inspeksi tersebut dibagi menjadi dua perjalanan, lintas utara dan selatan Pulau Jawa. Inspeksi lintas utara Jawa dimulai dari Stasiun Gambir menuju Cirebon, Cepu, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Probolinggo, Jember, hingga Ketapang.
Sedangkan untuk jalur selatan, perjalanan dimulai dari Stasiun Bandung menuju Kroya, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Malang, hingga Surabaya Gubeng. Di samping Komisaris dan Direksi KAI, turut serta dalam inspeksi tersebut Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, jajaran Ditjenka Kemenhub, dan jajaran Korlantas Polri.
Dalam perjalanan tersebut juga dilakukan identifikasi titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra, mengingat angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 ini bertepatan dengan datangnya musim hujan. KAI mengantisipasi adanya 355 titik rawan yang terdiri dari rawan banjir, longsor, amblesan, dan pencurian yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.
“Utamakan keselamatan, lakukan safety breifing sebelum memulai pekerjaan, lakukan pekerjaan sesuai SOP, berikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan. Pastikan seluruh insan KAI harus selalu disiplin menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) kapanpun dan dimanapun,” tegas Didiek.
Perjalanan inspeksi tersebut dibagi menjadi dua perjalanan, lintas utara dan selatan Pulau Jawa. Inspeksi lintas utara Jawa dimulai dari Stasiun Gambir menuju Cirebon, Cepu, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Probolinggo, Jember, hingga Ketapang.
Sedangkan untuk jalur selatan, perjalanan dimulai dari Stasiun Bandung menuju Kroya, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Malang, hingga Surabaya Gubeng. Di samping Komisaris dan Direksi KAI, turut serta dalam inspeksi tersebut Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, jajaran Ditjenka Kemenhub, dan jajaran Korlantas Polri.
Dalam perjalanan tersebut juga dilakukan identifikasi titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra, mengingat angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 ini bertepatan dengan datangnya musim hujan. KAI mengantisipasi adanya 355 titik rawan yang terdiri dari rawan banjir, longsor, amblesan, dan pencurian yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.
Lihat Juga :