John Wempi Wetipo: Otsus Dianggap Gagal karena Pejabat Daerah Tidak Transparan
Rabu, 02 Desember 2020 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Tokoh Senior Papua Freedy Numbery mengatakan konsep kebijakan Otsus merupakan langkah hebat. Namun apabila kebijakan hebat tersebut tidak diikuti dengan birokrasi yang baik dari pemerintah daerah menjadi amburadul. "Kita perlu ubah pendekatan, Otsus sudah baik, tapi perlu pendekatan tepat dan pengawasan lebih baik," ucap Freedy.
Wakil Ketua Stering Komite Tim Penyusunan Otonomi Khusus Papua 2001 Balthasar Kambuaya menjelaskan, Otsus yang dihadirkan menggunakan pendekatan kesejahteraan di mana sebelumnya pendekatan terpusat sentralistik telah gagal meningkatkan taraf hidup orang asli Papua. "Tujuan Otsus waktu itu ingin Papua keluar dari kemiskinan, memerdekan Papua dari ancaman kemiskinan, belenggu ketertinggalan, ketakutan, penindasan, diskriminasi," ujar Balthasar.
Baca Juga: Dukung Otsus Berlanjut, Tokoh Muslim Papua : Waspadai Politik Baku Tipu
Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo menandaskan Otsus sudah memberi manfaat besar. Banyak anak muda Papua bisa sekolah ke luar negeri. Akses kesehatan yang lebih baik. Sayangnya, berbagai kelebihan itu, tidak disosialisasikan dengan baik oleh pemerintah provinsi.
Meski masih ada kekurangan, kehadiran Otsus memberikan manfaat yang begitu besar yang difokuskan untuk empat program prioritas seperti, aspek pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Itu menjadi bukti, bahwa perhatian Pemerintah Pusat ke Papua begitu besar. Kita belum pernah melakukan evaluasi assessment tapi sudah sampai pada kesimpulan gagal tak beri manfaat, ini kekeliruan besar dan dikampanyekan masif kelompok anti negara," kata dia.
Wakil Ketua Stering Komite Tim Penyusunan Otonomi Khusus Papua 2001 Balthasar Kambuaya menjelaskan, Otsus yang dihadirkan menggunakan pendekatan kesejahteraan di mana sebelumnya pendekatan terpusat sentralistik telah gagal meningkatkan taraf hidup orang asli Papua. "Tujuan Otsus waktu itu ingin Papua keluar dari kemiskinan, memerdekan Papua dari ancaman kemiskinan, belenggu ketertinggalan, ketakutan, penindasan, diskriminasi," ujar Balthasar.
Baca Juga: Dukung Otsus Berlanjut, Tokoh Muslim Papua : Waspadai Politik Baku Tipu
Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo menandaskan Otsus sudah memberi manfaat besar. Banyak anak muda Papua bisa sekolah ke luar negeri. Akses kesehatan yang lebih baik. Sayangnya, berbagai kelebihan itu, tidak disosialisasikan dengan baik oleh pemerintah provinsi.
Meski masih ada kekurangan, kehadiran Otsus memberikan manfaat yang begitu besar yang difokuskan untuk empat program prioritas seperti, aspek pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Itu menjadi bukti, bahwa perhatian Pemerintah Pusat ke Papua begitu besar. Kita belum pernah melakukan evaluasi assessment tapi sudah sampai pada kesimpulan gagal tak beri manfaat, ini kekeliruan besar dan dikampanyekan masif kelompok anti negara," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :