Didukung Produksi dan Permintaan Makin Baik, Airlangga: Pemulihan Ekonomi Kian Nyata
Rabu, 02 Desember 2020 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Laporan IHS Markit juga memberikan catatan bahwa ekspansi pabrikan masih terbatas, dimana investasi yang terjadi masih melanjutkan kapasitas produksi dan pesanan periode sebelumnya. Oleh karena itu, upaya untuk mendorong permintaan domestik sangat penting dalam mendukung ekspansi kapasitas produksi dan pesanan baru.
“Untuk menjaga momentum perbaikan indeks PMI melalui ekspansi kapasitas produksi, kita memerlukan dorongan untuk meningkatkan permintaan domestik, dengan memberikan dukungan kepada sektor IKM dan industri padat karya, serta dukungan pembiayaan usaha, insentif fiskal, dan penyederhanaan peraturan”, ujar Menko Airlangga.
(Baca Juga: PMI di Atas 50, Industri Sudah Bersiap Ekspansi )
Catatan lain dari laporan tersebut yang perlu mendapat perhatian, adalah:
▪ Pertumbuhan penjualan masih terbatas, dengan adanya surplus kapasitas operasi dan penumpukan pekerjaan. Hal yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan pada sisi produksi adalah kemudahan untuk kegiatan perekrutan pekerja, yang selama sembilan bulan terakhir menghadapi peningkatan PHK akibat pandemi.
▪ Rantai pasok untuk ketersediaan bahan baku selama masa pandemi mengalami hambatan, terutama kurangnya tenaga distributor yang menyebabkan penundaan pengiriman.
“Untuk menjaga momentum perbaikan indeks PMI melalui ekspansi kapasitas produksi, kita memerlukan dorongan untuk meningkatkan permintaan domestik, dengan memberikan dukungan kepada sektor IKM dan industri padat karya, serta dukungan pembiayaan usaha, insentif fiskal, dan penyederhanaan peraturan”, ujar Menko Airlangga.
(Baca Juga: PMI di Atas 50, Industri Sudah Bersiap Ekspansi )
Catatan lain dari laporan tersebut yang perlu mendapat perhatian, adalah:
▪ Pertumbuhan penjualan masih terbatas, dengan adanya surplus kapasitas operasi dan penumpukan pekerjaan. Hal yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan pada sisi produksi adalah kemudahan untuk kegiatan perekrutan pekerja, yang selama sembilan bulan terakhir menghadapi peningkatan PHK akibat pandemi.
▪ Rantai pasok untuk ketersediaan bahan baku selama masa pandemi mengalami hambatan, terutama kurangnya tenaga distributor yang menyebabkan penundaan pengiriman.
Lihat Juga :