Gebrakan Baru, Wamen Tiko Buka-Bukaan Aksi Korporasi BUMN Tahun Depan

Kamis, 03 Desember 2020 - 15:32 WIB
loading...
Gebrakan Baru, Wamen...
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wiroatmodjo buka-bukaan bahwa, akan ada empat gebrakan baru yang dilakukan perseroan plat merah pada 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat, akan ada empat gebrakan baru yang dilakukan perseroan plat merah pada 2021. Aksi korporasi tersebut diharapkan mampu mendorong kinerja perseroan. Keempat aksi tersebut, tiga di antaranya berkaitan dengan upaya pergerakan indeks saham BUMN pada tahun depan. Dan satu aksi lainnya terkait dengan tata kelola BUMN.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wiroatmodjo, merinci tiga aksi BUMN tersebut di antaranya, konsolidasi ultra mikro di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), merger tiga Bank Syariah BUMN, dan aksi korporasi oleh Mitratel. "Tahun depan ada dua sampai tiga aksi korporasi besar, ada konsolidasi ultra mikro di bawah Bank BRI, merger bank syariah BUMN, dan aksi korporasi oleh Mitratel," ujar Tiko -sapaan akrab Kartika- seperti dikutip, Kamis (3/12/2020).

(Baca Juga: Wamen BUMN: Anak Usaha Telkom Bakal Melantai di Bursa Saham Tahun Depan )

Di tengah ketidakpastian ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19, Tiko menyebut, pihaknya terus melakukan konsolidasi saham di antara perusahaan milik negara tersebut. Tak hanya itu, dia mengatakan, Menteri BUMN Erick Thohir juga tengah menyiapkan langkah pembaharuan bagi direksi perusahaan BUMN.

Di mana, pada 2021 akan ada perbaikan tata kelola perusahaan, khususnya manajemen risiko (risk management). "Tentunya, bahwa kita memang mengubah budaya BUMN dan budaya ini memang salah satu unsur yang paling utama adalah integritas dan tata kelola terutama risk management," kata dia.

(Baca Juga: Erick Thohir Proyeksi Kinerja BUMN Masih Minus 30 Persen di 2021 )

Dalan pembaharuan tata kelola itu, setiap perseroan negara yang diisi oleh direktur akan bertindak sebagai penanggung jawab terhadap risk management. "Walaupun perusahaan karya, perusahaan transportasi, mungkin nanti direktur keuangan itu merangkap direktur keuangan dan manajemen risiko," ujarnya.

Kementerian BUMN mengakui tata kelola manajemen risiko di sejumlah sektor BUMN belum memiliki regulator yang mengelola risiko secara komprehensif. Karena itu, akan ada struktur governance dan risk management untuk diterapkan pada 2021 mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, BRI Bagikan...
Gelar RUPST, BRI Bagikan Dividen Rp51,73 Triliun dan Bersiap Lakukan Buyback Rp3 Triliun
BRI Gandeng HKI Dorong...
BRI Gandeng HKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Optimalisasi Kawasan Industri
Program Sobat Aksi Ramadan...
Program Sobat Aksi Ramadan 2025, BNI Renovasi Masjid dan Beri Bantuan Pangan
Pastikan Hasil Panen...
Pastikan Hasil Panen Terserap Maksimal, Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Wujudkan Kesejahteraan Petani
Kunjungi Semarak Festival...
Kunjungi Semarak Festival Ramadan Persembahan Pegadaian di 61 Lokasi Seluruh Indonesia
Bank Emas Pegadaian...
Bank Emas Pegadaian Semakin Menarik Perhatian Masyarakat, Ini Layanan Lengkapnya
Tambah Alokasi, Mudik...
Tambah Alokasi, Mudik Gratis BNI 2025 Siap Berangkatkan 6.050 Pemudik
Pimpin BUMN Perfilman,...
Pimpin BUMN Perfilman, Ini Tugas dan Tanggung Jawab Ifan Seventeen
Ifan Seventeen Ditunjuk...
Ifan Seventeen Ditunjuk jadi Dirut BUMN PT PFN, Ini Profil dan Pendidikannya
Rekomendasi
Dean James Legawa Tak...
Dean James Legawa Tak Tampil Lawan Bahrain, Fokus Tatap Laga Krusial Juni Mendatang
Pesawat Air France Terbang...
Pesawat Air France Terbang ke Karibia Putar Balik Hanya karena Penumpang Kehilangan Ponsel
Jennifer Coppen Asyik...
Jennifer Coppen Asyik TikTokan Bareng Justin Hubner, Netizen Langsung Geger
Berita Terkini
Kunjungi Pangkalan di...
Kunjungi Pangkalan di Kota Bandung, Wamen BUMN Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman
14 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.776.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Utang Bengkak Lebih...
Utang Bengkak Lebih Rp596.880 Triliun, Amerika Akan Segera Bangkrut?
2 jam yang lalu
Cetak Laba Bersih Rp582...
Cetak Laba Bersih Rp582 M di 2024, MPMX Komit Tumbuh Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Menakar Penyebab Wajib...
Menakar Penyebab Wajib Pajak Kerap Ragu Lapor SPT
11 jam yang lalu
Serapan Gabah Dihentikan,...
Serapan Gabah Dihentikan, Mentan Amran Copot Kepala Bulog Nganjuk
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Calon Pemimpin...
5 Negara Calon Pemimpin Baru NATO, Salah Satunya Turki
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved