Setengah Abad KTB, Bukan Cuma Merajai Pasar, Tapi Ikut Membangun Negeri

Jum'at, 04 Desember 2020 - 15:53 WIB
loading...
A A A
Duljatmono, Direktur Sales and Marketing PT KTB, mengatakan kerjasama antara Mitsubishi Fuso dan Tokopedia ini merupakan wujud komitmen KTB untuk selalu hadir dalam memberikan kemudahan layanan kepada konsumen. Dengan adanya kebijakan PSBB, ruang gerak masyarakat jadi terbatas, ini mengharuskan kami beradaptasi dengan kebutuhan konsumen untuk melakukan transaksi jarak jauh” ujar Duljatmono.

Selain mempermudah akses konsumen, kehadiran Official Store di Tokopedia ini merupakan strategi KTB untuk tetap bisa mendongkrak penjualan MItsubishi Fuso, saat pandemi.

Di official store ini , KTB juga menyediakan paket penjualan untuk layanan purna jual dan spare parts. Secara bertahap kami akan melengkapi produk penjualan kami di Tokopedia, sehingga pelanggan dapat melakukan transaksi pemberlian produk hingga purna jual secara online dengan mudah dan cepat” ungkap Duljatmono.

Upaya-upaya yang dilakukan KTB tersebut juga ditujukan untuk bisa memenuhi target penjualan tahun ini. Meski di tengah kondisi sulit, namun KTB tetap optimis target penjualan di 2020 ini dapat mencapai angka 46,900 unit. Rinciannya untuk target Colt Diesel sebanyak 40,400 unit, target Fuso dan Fighter 6.500 unit.

Untuk bisa mencapai taerget tersebut, KTB juga memanfaatkan momentum 50 Tahun Mistubsihi Fuso di Indonesia dengan menyiapkan deretan line up varian terbaru serta penyesuaian model agar dapat menjawab kebutuhan pasar khususnya di Indonesia.

Varian terbaru diantaranya, MDT Fighter FN61FL HD (6×2) dengan mesin berkekuatan 270 PS, Transmisi Eaton 9 percepatan, Final Gear 6.166, serta panjang chassis hingga 9.8 meter. Kendaraan ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan di sektor logistik on-road. Varian ini mulai diperkenalkan Februrari lalu.

Total, KTB meluncurkan 18 varian Fighter di tahun 2020. Penyesuaian model pada spek GVH dan ROH di beberapa varian juga diterapkan untuk menyesuaikan produk sesuai regulasi Zero ODOL dan B30. KTB juga turut menyiapkan salah satu fasilitas Custom Tailored Truck (CTT) yang dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Bukan Hanya Menjual Truck

50 Tahun kehadiran Mitsubishi Fuso di Indonesia memang telah ikut mewarnai industri otomotif di dalam negeri. Kehadiran kendaraan niaga ini memang tak lepas dari keberadaan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors. Sebelum menjadi PT KTB, perusahaan ini awalnya bernama PT New Marwa didirikan pada 1970 dan ditetapkan sebagai distributor resmi Mitsubishi di Indonesia.

Mitsubishi Colt Diesel T100 menjadi kendaraan niaga pertama yang dijual PT New Marwa. Laris dipasaran, dua tahun kemudian PT New Marwa memboyong generasi berikutnya yakni T120 pada 1972. Setahun berselang, 1973 perusahaan berubah nama menjadi PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.

KTB pada 1975 meluncurkan Canter T200yang merupakan generasi ketiga Canter dari Mitsubishi Fuso. Truk ini juga sangat laku, karena irit bahan bakar dan memiliki mesin diesel yang bandel dengan tenaga mencapai 80 PS (Pferdestarke / tenaga kuda).

Selanjutnya pada 1979, KTB memboyong line up terbaru Colt Diesel FE 101 dan FE 111. Kedua varian ini memiliki tenaga maksimal 90PS yang berasal dari mesin 4D-30 l4 OHV yang berkapasitas 3298 cc. Jenis truk ini memiliki cirri khas kepala truck (kabin) yang di cat dengan warna kuning.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Dirut Agrinas Balas...
Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30%
Klarifikasi Dirut Agrinas...
Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal
Presiden Didesak Batalkan...
Presiden Didesak Batalkan Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih, Kadin: Membunuh Industri Otomotif
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Rekomendasi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
10 Penyebab Nyeri Dada...
10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri, Bukan Cuma Serangan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved