Setengah Abad KTB, Bukan Cuma Merajai Pasar, Tapi Ikut Membangun Negeri

Jum'at, 04 Desember 2020 - 15:53 WIB
loading...
A A A
Kendaraan ini juga memiliki transmisi manual lima percepatan. Kepala kuning generasi pertama ini sangat sukses di pasaran ketika itu. Sejak itulah konsumen Indonesia mengenal Truck Fuso dengan sebutan Si Kepala Kuning. Sebutan itu pun melegenda hingga sekarang.

Sejatinya, kehadiran PT KTB bukan hanya mewarnai industri otomotif saja, namun juga turut berkontribusi terhadap pembangunan di negeri ini. sejak 1970 hingga saat ini, Truck Fuso yang telah dijual di Indonesia mencapai lebih dari 1,1 juta unit. Jika untuk mengoperasikan satu truck minimal membutuhkan 2 orang pekerja. Maka kehadiran Mitsubishi Fuso dalam 50 tahun ini telah membuka kesempatan kerja bagi 2,2 juta orang. Itu belum termasuk karyawan yang memang bekerja di PT KTB, serta para karyawan yang bekerja di dealer atau bengkel-bengkel kendaraan niaga.

Sebagai penyedia armada transportasi besar, Mitsubishi Fuso juga memiliki peran membantu kehidupan masyarakat dengan mendistribusikan kebutuhan pokok, seperti kebutuhan sandang, pangan dan papan secara merata hingga pelosok negeri. Dengan kata lain Fuso ikut membuat seluruh masyarakat Indonesia merasakan hasil pembangunan.

Sebagai bagian dari pelaku industri otomotif di tanah air, KTB Mitsubishi Fuso telah tumbuh dan berkembang bersama Indonesia sejak lama dan sudah menjadi bagian dari masyarakat. KTB pun peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia melalui program CSR (corporate social responsibility)

Seperti Februari lalu, KTB melalui program CSR “We Care, We Share” menyerahkan bantuan perbaikan sarana pendidikan kepada SD Negeri Bendungan 01 yang berlokasi di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Di program ini, KTB memberikan perbaikan gedung dan fasilitas sekolah seperti perbaikan pagar sekolah, perbaikan atap lorong dan ruang kelas, jendela, ruang ibadah, ruang anitasi, dan pengecetan keseluruhan gedung sekolah. KTB juga melibatkan relawan sebanyak 20 orang yang terdiri dari Karyawan dan Manajemen KTB untuk bersama melakukan aksi sosial penanaman bibit pohon dan pengecatan dinding sekolah.

Program We Care, We Share yang diselenggarakan di SD Negeri Bendungan 01 Ciawai ni merupakan kegiatan yang ke 15 kalinya. Tahun 2019 melalai program yang sama KTB telah ikut membantu perbaikan 9 gedung sekolah. KTB menilai pendidikan merupakan hal yang terpenting, sebab i pendidikan menjadi salah satu kunci kesuksesan pembangunan sebuah bangsa.

Itu sebabnya pula selain Program We Care, We Share, KTB juga memiliki Program Fuso Vocational Education Program (FVEP). Melalui FVEP KTB ingin meningkatkan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan otomotif para siswa SMK. Program ini juga terdiri dari beberapa bagian, diantaranya: Donasi kendaraan untuk bahan belajar dan mengajar , Pelatihan otomotif bersertifikat bagi para guru dan murid, Kompetisi keahlian otomotif para siswa.

Melalui program ini diselenggarakan pula “Fuso belajar dan menginspirasi” yang merupakan kegiatan suka rela karyawan KTB untuk membagikan ilmu dan pengalamannya kepada para siswa. Saat ini KTB memiliki 14 SMK binaan yang tersebar di seluruh wilayan Indonesia.

Dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini KTB tidak hanya gencar menjual Truk Mitsubshi Fuso, namun juga turut berkontribusi membangun negeri. Apa yang telah dilakukan KTB ini semoga bisa menginspirasi pelaku industri lainnya
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Dirut Agrinas Balas...
Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30%
Klarifikasi Dirut Agrinas...
Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Rekomendasi
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
10 Penyebab Nyeri Dada...
10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri, Bukan Cuma Serangan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved