Kemenperin Wujudkan IKM Gula Semut Pakai Mesin Otomatis
Jum'at, 04 Desember 2020 - 23:08 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi sektor manufaktur di dalam negeri, termasuk industri kecil menengah (IKM) , untuk bertransformasi menuju era industri 4.0. Salah satu caranya dengan program pendampingan otomasi produk bagi IKM permesinan teknologi tepat guna (TTG) di Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
“Implementasi yang dilakukan dalam program tersebut adalah sistem alat kontrol otomatisasi yang dapat membantu proses oven gula semut konvensional produksi CV Rumah Mesin,” ungkap Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (4/12).
Ia menjelaskan, oven gula semut produksi CV Rumah Mesin yang sebelumnya masih konvensional dengan mengandalkan campur tangan manusia dan belum mampu memberikan hasil yang konsisten, menjadi terotomatisasi oleh alat yang dikembangkan PT Bogortech Pratama Internusa sebagai penyedia teknologi (technology provider). PT Bogortech Pratama Internusa merupakan salah satu pemenang kompetisi yang diinisiasi Kemenperin, yaitu Startup4Industri tahun 2019.( Baca juga:Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran )
“PT Bogortech Pratama Internusa ini merancang dan membuat sebuah alat bernama BT-Smart Temp X yang merupakan alat kontrol otomatisasi yang dapat membantu oven konvensional menjadi otomatis dalam proses pemanasan, mengatur waktu perubahan temperatur oven, serta monitoring realtime suhu yang terintegrasi dalam satu sistem,” paparnya.
Lebih lanjut, Gati menerangkan bahwa BT-Smart Temp X memiliki tampilan LCD display untuk menunjukan nilai suhu dan waktu, beserta tombol input untuk melakukan setting. Alat ini memiliki enam mode setting proses yang bisa disesuaikan dengan kondisi bahan baku gula semut dan dapat tersimpan permanen di dalam alat. ( Baca juga:Ditangkap Terkait Narkoba, Iyut Bing Slamet Masih Berstatus Terperiksa )
“Implementasi yang dilakukan dalam program tersebut adalah sistem alat kontrol otomatisasi yang dapat membantu proses oven gula semut konvensional produksi CV Rumah Mesin,” ungkap Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (4/12).
Ia menjelaskan, oven gula semut produksi CV Rumah Mesin yang sebelumnya masih konvensional dengan mengandalkan campur tangan manusia dan belum mampu memberikan hasil yang konsisten, menjadi terotomatisasi oleh alat yang dikembangkan PT Bogortech Pratama Internusa sebagai penyedia teknologi (technology provider). PT Bogortech Pratama Internusa merupakan salah satu pemenang kompetisi yang diinisiasi Kemenperin, yaitu Startup4Industri tahun 2019.( Baca juga:Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran )
“PT Bogortech Pratama Internusa ini merancang dan membuat sebuah alat bernama BT-Smart Temp X yang merupakan alat kontrol otomatisasi yang dapat membantu oven konvensional menjadi otomatis dalam proses pemanasan, mengatur waktu perubahan temperatur oven, serta monitoring realtime suhu yang terintegrasi dalam satu sistem,” paparnya.
Lebih lanjut, Gati menerangkan bahwa BT-Smart Temp X memiliki tampilan LCD display untuk menunjukan nilai suhu dan waktu, beserta tombol input untuk melakukan setting. Alat ini memiliki enam mode setting proses yang bisa disesuaikan dengan kondisi bahan baku gula semut dan dapat tersimpan permanen di dalam alat. ( Baca juga:Ditangkap Terkait Narkoba, Iyut Bing Slamet Masih Berstatus Terperiksa )
Lihat Juga :