Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran

Kamis, 03 Desember 2020 - 15:59 WIB
loading...
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Sepeda menjadi salah satu pilihan olahraga dan transportasi paling diminati saat pandemi Covid-19 mewabah di seluruh dunia. Foto/Dok SINDOnews
A A A

JAKARTA-Sepeda menjadi salah satu pilihan olahraga dan transportasi paling diminati saat pandemi Covid-19 mewabah di seluruh dunia. Untuk memanfaatkan momentum ini, Kementerian Perindustriann mendorong peran Industri Kecil Menengah (IKM) dalam rantai suplai Industri sepeda nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa IKM alat angkut yang ada di dalam negeri telah mempunyai standar kualitas industri. Sehingga dapat membantu penyedian komponen ke industri sepeda. "IKM alat angkut telah mampu untuk menyuplai komponen yang memenuhi standar kualitas industri secara konsisten, sehingga memiliki potensi untuk dapat berperan di dalam rantai pasok industri sepeda nasional." Kata Gati dalam dalam acara Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Peran IKM Alat Angkut dalam Industri Sepeda di Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/12).

Dia menjelaskan, dengan pemenuhan kebutuhan komponen dan aksesoris sepeda dapat meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal ini selaras dengan langkah pemerintah dalam pemenuhan target substitusi impor sebesar 35% di tahun 2022. "Masih banyak komponen dan aksesoris sepeda yang masih impor, ini rasanya kesempatan bagi kita untuk menyuplai semua keperluan dari industri sepeda dari produksi dalam negeri,” jelasnya.
(Baca juga: Gowes Makin Ngetren, Pembelian Sepeda Melonjak hingga 9 Juta Unit)

Gati manambahkan, dalam mencari supplier yang tepat, industri sepeda masih menghadapi keterbatasan akses informasi mengenai keberadaan dan kemampuan industri dalam negeri. Padahal, setidaknya ada 350 industri kecil dan menengah (IKM) alat angkut yang tersebar di sentra-sentra produksi merupakan pemasok bagi industri otomotif nasional sebagai tier 2 dan tier 3.

Untuk itu, dalam upaya penguatan kemitraan, pada hari ini akan dilaksanakan FGD dan diskusi bisnis antara PT. Terang Dunia Internusa (United Bike) dengan 4 (empat) IKM alat angkut untuk mendiskusikan potensi kemitraan dan mempertajam pembahasan teknis business to business (B2B). “Ini dapat menjadi langkah awal dalam penguatan peran IKM dalam industri sepeda sehingga akan lebih banyak lagi upaya kemitraan yang terjalin antara industri sepeda dengan IKM,” tandasnya.
(aby)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
Menyoroti Risiko Siber...
Menyoroti Risiko Siber OT dan Dorong Penerapan Security by Design dalam Industri 4.0
Manufacturing Symposium...
Manufacturing Symposium 2025: Ajang Strategis Memacu Transformasi Digital di Sektor Manufaktur
Berkontribusi Nyata...
Berkontribusi Nyata bagi Perekonomian, Negara Diminta Lindungi IKM Rokok
Peran Penting Startup...
Peran Penting Startup dalam Mengakselerasi Digitalisasi IKM
Mengenal Teori U dalam...
Mengenal Teori U dalam Menghadapi Ketidakpastian di Era Industri 4.0
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Bugatti Kenalkan Sepeda...
Bugatti Kenalkan Sepeda Factor One Dibanderol Rp400 Jutaan
API Minta Pemerintah...
API Minta Pemerintah Ambil Tindakan untuk Pulihkan TPT Nasional
Rekomendasi
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Infografis
Masyarakat Kelas Menengah...
Masyarakat Kelas Menengah Jadi Harapan Industri Automotif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved