Bagian dari Transparansi, Sri Mulyani Ingin Eksis di Medsos

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:48 WIB
loading...
Bagian dari Transparansi,...
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, akan berusaha menjelaskan sebuah kebijakan yang begitu kompleks dan komprehensif dengan cara yang semudah mungkin lewat medsos. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengembangkan strategi komunikasi yang responsif, adaptif, dan kolaboratif dalam menjalankan tugas sebagai suatu institusi yang memiliki tanggung jawab yang besar dalam memformulasikan kebijakan keuangan negara untuk menghadapi Covid-19 sekarang ini.

(Baca Juga: Ancaman Tidak Hanya Covid-19, Sri Mulyani: Tapi Juga Informasi Sesat )

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, akan berusaha menjelaskan sebuah kebijakan yang begitu kompleks dan komprehensif dengan cara yang semudah mungkin sehingga masyarakat dan para stakeholder memahaminya karena ini adalah bagian dari transparansi serta akuntabilitas. Salah satunya menggunakan media sosial (medsos).

“Sekarang kita menggunakan juga media sosial apakah Facebook, Instagram, Twitter dan semua channel digunakan. Titik berat dari setiap pesan dari kebijakan kita adalah untuk menjelaskan bagaimana negara hadir melalui keuangan negara. Dalam kondisi ini kita mengundang kreativitas dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan," ujar Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Kementerian Keuangan juga memperluas jangkauan komunikasinya hingga ke anak-anak SD melalui Kemenkeu Mengajar, anak-anak SMP melalui lomba vlog dan juga dengan anak-anak SMA melalui Olimpiade APBN, serta pada tingkat mahasiswa dengan penyelenggaraan debat mengenai keuangan negara.

“Semua ini adalah cara untuk berkomunikasi secara responsif, adaptif dan kolaboratif. Tujuannya adalah agar sebagai institusi publik kita menjaga dan mengelola kepercayaan masyarakat, karena itu adalah esensi dari pemerintahan terutama pengelolaan keuangan negara,” bebernya.

(Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Kelola Uang Negara Ibarat Iuran Kas Sekolah )

Kementerian Keuangan melakukan adaptasi tidak saja dari sisi prioritas kebijakan keuangan negara, namun juga terhadap kondisi Covid-19 dengan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam cara bekerja. Hal ini sebutnya juga membutuhkan strategi komunikasi yang juga adaptif.

“Kita juga melakukan strategi kolaboratif, karena kita tahu bahwa tantangan ini tidak bisa dihadapi dan diselesaikan oleh hanya satu institusi atau satu pihak saja. Bahkan oleh pemerintah secara keseluruhan tidak mungkin melakukannya tanpa kolaborasi dari masyarakat, dunia usaha para akademisi. Inilah esensi dari kolaborasi karena tantangan ini adalah ancaman untuk kita semuanya,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Dekati 6%, Purbaya Ungkap Fokus Utama Pemerintah
Global Masih Penuh Ketidakpastian,...
Global Masih Penuh Ketidakpastian, KSSK Ungkap Kondisi Keuangan Nasional di Kuartal I 2026
Prabowo Panggil Komite...
Prabowo Panggil Komite Stabilitas Sistem Keuangan ke Istana, Bahas Kejatuhan Rupiah?
Rekomendasi 5 PR Agency...
Rekomendasi 5 PR Agency Terbaik di Indonesia untuk Bangun Brand dan Reputasi
Tunjuk Qodari Pimpin...
Tunjuk Qodari Pimpin Bakom, Prabowo Bangun Dream Team Komunikasi Pemerintah
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Gelar D’Comfest 2026, Bahas Content, Communication, dan Entrepreneurship
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved