Udah Siap Liburan? Awas Terjebak Angkutan Travel Gelap
Sabtu, 05 Desember 2020 - 17:55 WIB
loading...
Warga mengantre untuk naik bus tingkat di halte Masjid Istiqlal, Jalan Ir H Juanda, Jakarta Pusat. Foto:SINDOnews/Adam Erlangga
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan peningkatan pengawasan operasional travel gelap.
Direktur Jendral Perhubungan Darat Budi Setiadi mengatakan mengatakan travel gelap ini adalah angkutan pribadi yang disulap menjadi angkutan travel .
“Karena memang setiap ada libur-libur panjang seperti ini pasti akan banyak masyarakat yang mempunyai mobil-mobil terutama Luxio, Granmax itu, kemudian ELF, yang sebetulnya bukan peruntukannya pasti digunakan, banyak digunakan untuk kepentingan mengangkut penumpang dengan menggunakan aplikasi,” kata Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).
(Baca Juga : Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Nataru Terjadi Dua Kali )
Dia pun menyarankan masyarakat melakukan perjalanan dengan angkutan massal yang sah dan memiliki izin. Sebab, bila menggunakan angkutan tidak resmi tidak ada jaminan akan mendapatkan asuransi bila mengalami kecelakaan tunggal.
Direktur Jendral Perhubungan Darat Budi Setiadi mengatakan mengatakan travel gelap ini adalah angkutan pribadi yang disulap menjadi angkutan travel .
“Karena memang setiap ada libur-libur panjang seperti ini pasti akan banyak masyarakat yang mempunyai mobil-mobil terutama Luxio, Granmax itu, kemudian ELF, yang sebetulnya bukan peruntukannya pasti digunakan, banyak digunakan untuk kepentingan mengangkut penumpang dengan menggunakan aplikasi,” kata Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).
(Baca Juga : Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Nataru Terjadi Dua Kali )
Dia pun menyarankan masyarakat melakukan perjalanan dengan angkutan massal yang sah dan memiliki izin. Sebab, bila menggunakan angkutan tidak resmi tidak ada jaminan akan mendapatkan asuransi bila mengalami kecelakaan tunggal.
Lihat Juga :