9 Juta Orang Nganggur, Menteri Basuki Tidak Main-main Soal Penyediaan Lapangan Kerja

Sabtu, 05 Desember 2020 - 19:27 WIB
loading...
9 Juta Orang Nganggur,...
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi 9 juta warga Indonesia pada 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi 9 juta warga Indonesia pada 2021. Langkah tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani dampak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

(Baca Juga: Penyerapan Tenaga Kerja Masih Terbatas, Awas Ledakan Pengangguran Tahun Depan )

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan pukulan besar bagi sektor industri yang menyebabkan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Persoalan ini juga diperkuat oleh angka tenaga kerja baru yang menyebabkan angka pengangguran dalam negeri naik signifikan sepanjang 2020. Dalam catatan pemerintah, setidaknya lebih dari 9 juta orang yang tengah mencari lapangan pekerjaan.

"Ada beberapa hal yang diarahkan oleh Bapak Presiden, ke depan ini, apa pun yang kita lakukan, seperti yang saya sampaikan di rapim (rapat pimpinan) kemarin, kita dalam rangka, di tengah dampak pandemi ini, tidak main-main dalam melakukan penyediaan lapangan pekerjaan. Pengangguran bertambah, tenaga kerja baru bertambah, PHK bertambah, jadi lebih dari 9 juta orang yang membutuhkan lapangan pekerjaan yang harus kita sediakan pada tahun depan," ujar Basuki dalam Webinar, Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Basuki menegaskan, seluruh program Kementerian PUPR akan diarahkan pada penciptaan lapangan kerja baru. Hal ini juga berlaku bagi program penghijauan yang dilakukan pihaknya di area infrastruktur yang dibangun seluas 3.750 hektar.

Proses rekrutmen tenaga kerja mulai dilakukan pada level pembibitan hingga pemeliharaan pohon. Dengan kata lain, dalam proses penghijauan tersebut akan dibarengi dengan pembukaan lapangan pekerjaan.

Untuk itu, semua kegiatan PUPR ujung-ujung harus tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tapi prosesnya juga terkait dengan penyediaan lapangan pekerjaan. "Dalam penanaman pohon ini, jadi pada saat pembibitan sudah harus dibarengi dengan tenaga kerja, pemeliharaan juga harus membuka lapangan pekerjaan, jadi semuanya harus bermanfaat dengan menyediakan lapangan pekerjaan," kata dia.

Ihwal pembukaan lapangan pekerjaan, Kementerian PUPR akan menerima anggaran sebesar Rp149.81 triliun. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021. Basuki menyebut, anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan dialokasikan untuk pembukaan lapangan kerja baru.

(Baca Juga: Kantongin Anggaran Rp149,81 Triliun, Menteri Basuki Bakal Pakai Buat Ini )

Di mana, akan difokuskan juga pada empat major projects Kementerian PUPR. Empat major projects tersebut bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

Keempat proyek tersebut diantaranya, pertama, pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua, dukungan pengembangan kawasan industri.

Ketiga, dukungan pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Keempat, program Padat Karya Tunai (PKT) di seluruh Indonesia dan pembangunan prasarana dasar. Termasuk penyelesaian tugas khusus yang diberikan seperti renovasi dan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan, olahraga dan pasar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
BGN Beberkan Efek Ganda...
BGN Beberkan Efek Ganda Program MBG, Tak Hanya Buka 1 Juta Lebih Lapangan Kerja
Gempur Angka Pengangguran,...
Gempur Angka Pengangguran, TOP Buka Peluang Kerja bagi 1.200 Mitra Driver
Menuju Sensus Ekonomi...
Menuju Sensus Ekonomi 2026: Peran Strategis KBLI 2025
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Rekomendasi
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved