Sambut Kedatangan Vaksin Covid-19, Pengusaha Kasih 4 Catatan

Senin, 07 Desember 2020 - 11:31 WIB
loading...
Sambut Kedatangan Vaksin...
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pelaku bisnis dalam negeri menaruh harapan besar bagi langkah pemerintah menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac adal China pada Minggu (6/12/2020) malam tadi. Bila pemerintah mempercepat proses vaksinasi, maka diproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2021 akan tumbuh positif.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani mencatat, kedatangan vaksin akan menjadi game changer (perubahan) bagi perekonomian nasional. Di mana, dengan pengendalian Covid-19, akan meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap demand barang dan jasa (konsumsi). Dengan begitu, kinerja sektor Industri atau bisnis dalam negeri akan kembali bergeliat pada 2021 mendatang.

"Dunia usaha menyambut baik dan mengapresiasi pemerintah yang sudah mulai menyediakan vaksin di Indonesia. Kami yakin, ini bisa menjadi game changer untuk pemulihan ekonomi di 2021, karena dengan pengendalian Covid-19 akan meningkatkan confidence masyarakat dan dengan sendirinya juga membantu untuk meningkatkan demand melalui konsumsi," ujar Shinta saat dihubungi, Senin (7/12/2020).

(Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Rp95,6 Triliun untuk Borong Vaksin )

Ihwal kedatangan vaksin tersebut, Kadin memberikan empat catatan sebagai saran bagi pemerintah. Pertama, pemerintah harus memastikan keamanan dan efektivitas vaksin dengan melakukan validasi sebelum dilakukan vaksinasi. Otoritas terkait juga diharapkan bisa melakukan komunikasi secara luas di masyarakat sebelum dilakukan penyuntikan.

Kedua, skema distribusi dan juga skema operasional dapat berjalan dengan cepat dan efektif dengan skala prioritas sesuai ketentuan pemerintah. Ketiga, insentif bagi pemerintah terhadap pembiayaan vaksinasi sesuai dengan tingkat ekonomi masyarakat di Indonesia. "Dan terakhir agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan walaupun sudah dilakukan vaksinasi," kata dia.

Vaksin Covid-19 telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu malam menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan vaksin Covid-19 Sinovac yang tiba berjumlah 1,2 juta dosis.

"Hari ini pemerintah menerima 1,2 juta dosis vaksin covid-19 buatan Sinovac yang sudah menjalani uji klinis di Bandung sejak Agustus 2020," ujar Jokowi.

(Baca juga: Warganet Sentil Jokowi: Udah 2 Menteri Lho, Pak. Yakin Nggak Mau Reshuffle? )

Selain itu, pemerintah juga mengupayakan ada 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada awal Januari 2020. Jokowi menyebut, selain vaksin dalam bentuk jadi, pemerintah akan mendatangkan bahan baku.

Perinciannya 15 juta dosis vaksin di bulan ini dan 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku curah pada Januari 2020. Bahan baku vaksin itu nantinya akan dikelola oleh PT Bio Farma (Persero).



Kepala negara menegaskan, seluruh tahapan-tahapan vaksinasi harus dilaksanakan secara disiplin. Terutama hasil uji klinis yang menentukan kapan dilakukan vaksinasi.

Dia juga meminta, daerah menyiapkan skema distribusi yang terdiri atas penyediaan peralatan, sumber daya manusia, dan tata kelola vaksin. Jokowi menegaskan semua harus dalam kondisi siap saat vaksinasi dimulai.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Rekomendasi
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Berita Terkini
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved