Pasar Modal Syariah Berpotensi Dorong Ekonomi
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:29 WIB
loading...
Pasar modal syariah sebagai salah satu subsektor dalam industri keuangan syariah memiliki potensi yang cukup besar untuk mendorong perekonomian nasional. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Pasar modal syariah sebagai salah satu subsektor dalam industri keuangan syariah memiliki potensi yang cukup besar untuk mendorong perekonomian nasional.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 mencatat bahwa kontribusi aset pasar modal syariah terhadap PDB cukup signifikan. (Baca: 14 SMP Gelar Sumulasi Sekolah Tatap Muka Bersama Siswa)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan kontribusi total aset pasar modal syariah yang mencakup saham syariah, reksadana syariah, dan sukuk tercatat sebesar 29% atau senilai Rp4.569 triliun.
“Sementara kontribusi kapitalisasi saham syariah mencapai 24% atau senilai Rp3.745 triliun dari total PDB tahun 2019 senilai Rp 15.833 triliun,” kata Wapres, dalam talkshow secara online dengan tema ‘Berkah Investasi Syariah: Cerdas Memilih Saham’ di Jakarta, kemarin.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada bulan Oktober 2020, nilai kapitalisasi pasar saham syariah mencapai Rp3.061 triliun atau 51,4% dari seluruh kapitalisasi pasar modal Indonesia sebesar Rp5.957 triliun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 mencatat bahwa kontribusi aset pasar modal syariah terhadap PDB cukup signifikan. (Baca: 14 SMP Gelar Sumulasi Sekolah Tatap Muka Bersama Siswa)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan kontribusi total aset pasar modal syariah yang mencakup saham syariah, reksadana syariah, dan sukuk tercatat sebesar 29% atau senilai Rp4.569 triliun.
“Sementara kontribusi kapitalisasi saham syariah mencapai 24% atau senilai Rp3.745 triliun dari total PDB tahun 2019 senilai Rp 15.833 triliun,” kata Wapres, dalam talkshow secara online dengan tema ‘Berkah Investasi Syariah: Cerdas Memilih Saham’ di Jakarta, kemarin.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada bulan Oktober 2020, nilai kapitalisasi pasar saham syariah mencapai Rp3.061 triliun atau 51,4% dari seluruh kapitalisasi pasar modal Indonesia sebesar Rp5.957 triliun.
Lihat Juga :