Pasar Modal Syariah Berpotensi Dorong Ekonomi
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
“Pasar modal syariah Indonesia memiliki produk investasi yang lengkap, karena mampu menghubungkan dengan berbagai dana sosial syariah, seperti zakat saham, wakaf saham, dan wakaf tunai yang dikaitkan dengan cash wakaf linked sukuk (CWLS),” sebut dia. (Baca juga: Penanganan Terkini Kanker Usus Besar)
Pertumbuhan dari sisi jumlah investor juga terus mengalami peningkatan secara konsisten. Saat ini terdapat 81.413 investor saham syariah, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 63% per tahun terhitung sejak 2016.
Dari jumlah tersebut, kata Wapres, sekitar 26% di antaranya merupakan investor syariah aktif dengan rasio investor syariah terhadap total investor sebesar 5,7%.
Pada kesempatan tersebut juga turut dilakukan peresmian peluncuran nama dan logo baru PT Danareksa Sekuritas menjadi PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS). Langkah penggantian nama dan logo perusahaan dilakukan setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengakuisisi 67% saham Danareksa Sekuritas. Keputusan penggantian nama ini berlaku efektif per 9 Oktober 2020.
Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi mengatakan pengembangan sistem online trading syariah ini diharapkan mampu menambah basis investor syariah di Indonesia. “D’ONE Syariah merupakan platform online trading terbaru dari BRI Danareksa Sekuritas, yang dirancang khusus untuk memenuhi tidak hanya kebutuhan nasabah akan fasilitas trading online yang reliable, tetapi juga memenuhi kaidah hukum Syariah,” kata Friderica, dalam sambutannya. (Baca juga: Waspadai Hoaks Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020)
Pertumbuhan dari sisi jumlah investor juga terus mengalami peningkatan secara konsisten. Saat ini terdapat 81.413 investor saham syariah, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 63% per tahun terhitung sejak 2016.
Dari jumlah tersebut, kata Wapres, sekitar 26% di antaranya merupakan investor syariah aktif dengan rasio investor syariah terhadap total investor sebesar 5,7%.
Pada kesempatan tersebut juga turut dilakukan peresmian peluncuran nama dan logo baru PT Danareksa Sekuritas menjadi PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS). Langkah penggantian nama dan logo perusahaan dilakukan setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengakuisisi 67% saham Danareksa Sekuritas. Keputusan penggantian nama ini berlaku efektif per 9 Oktober 2020.
Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi mengatakan pengembangan sistem online trading syariah ini diharapkan mampu menambah basis investor syariah di Indonesia. “D’ONE Syariah merupakan platform online trading terbaru dari BRI Danareksa Sekuritas, yang dirancang khusus untuk memenuhi tidak hanya kebutuhan nasabah akan fasilitas trading online yang reliable, tetapi juga memenuhi kaidah hukum Syariah,” kata Friderica, dalam sambutannya. (Baca juga: Waspadai Hoaks Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020)
Lihat Juga :