Freeport Optimis Bisa Raup Pendapatan 870 Juta Dolar AS di 2021
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, dividen yang akan diterima perseroan plat merah kurang lebih 1 miliar dolar AS di 2023 dengan asumsi net income Freeport mencapai 2 miliar dolar AS.
"Setelah 2022, dengan net income 2 miliar dolar AS di tahun 2023 dan seterusnya, kami mengasumsikan bahwa porsi dividen yang akan diterima oleh MIND ID kurang lebih 1 miliar dolar AS setiap tahun," katanya.
(Baca juga: BEI Ingatkan 53 Perusahaan yang Mangkir Laporan Keuangan )
Asumsi ini juga yang mendasari manajemen MIND ID melakukan dua kali penerbitan obligasi global. Pada penerbitan pertama, obligasi senilai 4 miliar dolar AS pada November 2018 untuk divestasi saham Freeport.
Dari jumlah obligasi tersebut, 3,8 miliar dolar AS untuk membayar divestasi saham Freeport dan 150 juta dolar digunakan untuk transaksi dan kontribusi belanja modal (Capex) dalam pengembangan tambang bawah tanah (underground) PTFI pada 2019-2020.
Kedua, manajemen penerbitan obligasi dengan nilai 2,5 miliar dolar AS pada 2020. Di mana, 1,1 miliar dolar AS akan digunakan untuk membiayai atau membayar kembali sebagian obligasi yang jatuh tempo pada 2021 dan 2023.
"Setelah 2022, dengan net income 2 miliar dolar AS di tahun 2023 dan seterusnya, kami mengasumsikan bahwa porsi dividen yang akan diterima oleh MIND ID kurang lebih 1 miliar dolar AS setiap tahun," katanya.
(Baca juga: BEI Ingatkan 53 Perusahaan yang Mangkir Laporan Keuangan )
Asumsi ini juga yang mendasari manajemen MIND ID melakukan dua kali penerbitan obligasi global. Pada penerbitan pertama, obligasi senilai 4 miliar dolar AS pada November 2018 untuk divestasi saham Freeport.
Dari jumlah obligasi tersebut, 3,8 miliar dolar AS untuk membayar divestasi saham Freeport dan 150 juta dolar digunakan untuk transaksi dan kontribusi belanja modal (Capex) dalam pengembangan tambang bawah tanah (underground) PTFI pada 2019-2020.
Kedua, manajemen penerbitan obligasi dengan nilai 2,5 miliar dolar AS pada 2020. Di mana, 1,1 miliar dolar AS akan digunakan untuk membiayai atau membayar kembali sebagian obligasi yang jatuh tempo pada 2021 dan 2023.
Lihat Juga :