Menkop Teten Fokus Kembangkan Koperasi Pondok Pesantren
Rabu, 09 Desember 2020 - 00:47 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan Teten Masduki menyebutkan, Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) juga menjadi fokus utama implementasi pengembangan ekonomi syariah di sektor riil. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Teten Masduki menyebutkan, Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) juga menjadi fokus utama implementasi pengembangan ekonomi syariah di sektor riil.
"Apalagi, hal itu banyak melibatkan generasi muda santri untuk mengembangkan diri menjadi santripreneuer atau santri yang memiliki jiwa kewirausahaan," kata Teten dalam webinar di Jakarta, Selasa (8/12).
(Baca Juga: Operasi RI Ketinggalam Zaman, Baru 0,73% Punya Website )
Berdasakan data Online Data Sistem (ODS) Kementerian KUKM per 30 Juni 2020, jumlah Koppontren 2.428 unit dengan jumlah anggota 90.044 orang. "Koppontren dapat menjadi pusat pengembangan koperasi pangan," tandas Teten.
Sebagai contoh model bisnis di Koppontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung. Model bisnisnya, petani/pekebun menjadi anggota Koppontren, lalu Koppontren Al-Ittifaq yang telah terhubung dengan pembiyaan dari LPDB membeli produk petani/pekebun.
"Apalagi, hal itu banyak melibatkan generasi muda santri untuk mengembangkan diri menjadi santripreneuer atau santri yang memiliki jiwa kewirausahaan," kata Teten dalam webinar di Jakarta, Selasa (8/12).
(Baca Juga: Operasi RI Ketinggalam Zaman, Baru 0,73% Punya Website )
Berdasakan data Online Data Sistem (ODS) Kementerian KUKM per 30 Juni 2020, jumlah Koppontren 2.428 unit dengan jumlah anggota 90.044 orang. "Koppontren dapat menjadi pusat pengembangan koperasi pangan," tandas Teten.
Sebagai contoh model bisnis di Koppontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung. Model bisnisnya, petani/pekebun menjadi anggota Koppontren, lalu Koppontren Al-Ittifaq yang telah terhubung dengan pembiyaan dari LPDB membeli produk petani/pekebun.
Lihat Juga :