Harga Minyak Mentah Indonesia Naik ke Level USD40,67 per Barel

Rabu, 09 Desember 2020 - 11:22 WIB
loading...
Harga Minyak Mentah...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) naik sebesar USD2,60 per barel dari USD38,07 per barel menjadi USD40,67 per barel. Penetapan harga ICP ini tercantum dalam Kepmen ESDM Nomor 239 K/13/MEM/2020.

ICP SLC bulan November 2020 juga mengalami peningkatan sebesar USD3,16 per barel dari USD39,64 per barel menjadi USD42,80 per barel.

Tim Harga Minyak Indonesia memaparkan, peningkatan harga minyak mentah Indonesia disebabkan membaiknya kondisi permintaan minyak di kawasan Asia Pasifik.

(Baca juga: Gaes Yuks Bisnis Minyak Jelantah: Dapat Omzet Lumayan dan Jaga Lingkungan )

Dipaparkan pula, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan November 2020 dibandingkan bulan Oktober 2020 mengalami kenaikan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu hasil pemilihan Presiden Amerika Serikat yang berdampak pada sentimen positif bagi para investor.

Selain itu, berdasarkan laporan EIA, Penurunan Stok Distillate di Amerika Serikat selama November 2020 yaitu menjadi 142,6 juta barel dibandingkan periode yang sama di bulan sebelumnya sebesar 156,2 juta barel dan merupakan stok terendah sejak bulan April 2020.

Faktor lainnya adalah pelaku pasar berkeyakinan bahwa negara-negara OPEC akan kooperatif dalam melakukan pemotongan produksi. Pertemuan OPEC di tanggal 30 November - 1 Desember 2020 diyakini bahwa pemotongan produksi akan dilanjutkan.

"Berdasarkan data dari Baker hughes, jumlah operasional oil rig internasional di bulan oktober 656 unit, kondisi ini turun 46 unit dibanding bulan sebelumnya dan jauh lebih rendah 474 unit dibanding tahun 2019," ujar Tim Harga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (9/12/2020).

(Baca juga: Komitmen Kembangkan Energi Alternatif, Pertamina Lanjutkan Kajian Gasifikasi Batubara )

Lebih lanjut Tim Harga menuturkan, peningkatan harga minyak juga dipengaruhi optimisme pasar setelah informasi perkembangan vaksin covid-19 oleh para produser vaksin, yang mengklaim dapat mencapai efficacy rate diatas 90% dan optimisme pasar terhadap peluncuran paket stimulus ekonomi oleh Amerika Serikat.

Untuk kawasan Asia Pasifik, kenaikan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh proyeksi pertumbuhan perekonomian di China yang terus mengalami kenaikan yaitu 3,2% di triwulan II dan 4,9% di triwulan III.

(Baca juga: China dan Nepal Revisi Ketinggian Gunung Everest )

Selain itu juga merefleksikan permintaan minyak yang terus menguat yaitu 12,85 juta barel per hari di triwulan II, kemudian 12,97 juta barel per hari di triwulan III dan 13,58 juta barel per hari di triwulan IV tahun 2020. Juga, ada peningkatan permintaan minyak di India utamanya jenis kerosene, gasoline, naphta dan diesel.

Selengkapnya perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional, sebagai berikut:

- Dated Brent naik sebesar USD2,51 per barel dari USD40,15 per barel menjadi USD42,66 per barel.
- WTI (Nymex) naik sebesar USD1,80 per barel dari USD39,55 per barel menjadi USD41,35 per barel.
- Basket OPEC naik sebesar USD2,34 per barel dari USD40,08 per barel menjadi USD42,42 per barel.
- Brent (ICE) naik sebesar USD2,46 per barel dari USD41,52 per barel menjadi USD43,98 per barel.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Dua Terdakwa Kasus Tata...
Dua Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Divonis 6 Tahun Penjara
5 Terdakwa Kasus Tata...
5 Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Dituntut 6-12 Tahun Penjara
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
Rekomendasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved