Bangun Kilang Baru, Kilang LNG Badak Jangan Dilupakan

Rabu, 09 Desember 2020 - 13:00 WIB
loading...
A A A
Jika kilang ini tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah, kata Sofyano, niscaya Kilang LNG Badak hanya akan menjadi monumen belaka. "Keberadaan PT Badak LNG sebagai nonprofit company, yang dipercaya pemerintah mengelola Kilang LNG Badak sudah saatnya ditinjau kembali, demi keberlangsungan kilang LNG milik negara ini," tandasnya.

Status PT Badak LNG sebagai non-profit company menurutnya pasti akan menimbulkan masalah terkait hubungan kerja dengan pekerja dan tenaga kerja outsourcing yang ada di PT Badak LNG yang jumlahnya lebih dari 3.000 orang. UU Tenaga Kerja dan UU Cipta Kerja mensyaratkan pemberian pesangon kepada pekerja jika terjadi pemutusan hubungan kerja.

(Baca Juga: Bisnis Kilang Sempoyongan, Shell PHK Ratusan Karyawan)

"Tapi bagaimana sebuah perusahaan yang nonprofit bisa membayar pesangon kepada pekerjanya? Bukankah perusahaan non profit tidak mencatat laba dan logikanya tidak memiliki dana buat pesangon," ujarnya.

Sofyano menyarankan pemerintah untuk memberlakukan pola cost and fee kepada PT Badak LNG dan juga membolehkan perusahaan untuk melakukan bisnis lain terkait LNG. Dengan begitu, dia yakin perusahaan mampu menjaga keberlangsungan hidup kilang LNG itu ."SKK Migas pun perlu memberi perhatian dan dukungan lebih kepada kilang LNG milik negara ini," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
PGN Amankan Kesepakatan...
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
Bangun Kilang dan Storage,...
Bangun Kilang dan Storage, Bahlil Ungkap Skema Investasi dengan Rusia
Setop Impor Solar, RDMP...
Setop Impor Solar, RDMP Kilang Balikpapan Diresmikan Bulan Ini
Ekspor Gas Rusia ke...
Ekspor Gas Rusia ke China Melonjak 25%, Moskow Perkuat Penetrasi Pasar Asia
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
Kebakaran di Kilang...
Kebakaran di Kilang Dumai Berhasil Diatasi, Tidak Ada Korban
Kilang Pertamina di...
Kilang Pertamina di Dumai Meledak dan Terbakar
Rekomendasi
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved