Protokol CHSE Kawal Pemulihan Industri Pariwisata
Rabu, 09 Desember 2020 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sektor pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia anjlok. "Kita harus mengutamakan kepercayaan dalam penjualan industri ini. Beritahu kepada pelanggan kita sudah menjalan sterilisasi supaya pelanggan merasa aman," kata Himmatul Aliyah mencontohkan bagaimana Protokol CHSE diterapkan dalam industri ritel ekonomi kreatif.
Bimbingan teknis yang diikuti sekitar 90 peserta dari pelaku UMKM itu, menampilkan materi yang dibawakan oleh praktisi pariwisata Budi Setiawan. Menurutnya, mengetahui dan memahami panduan teknis CHSE akan mendorong upaya pemulihan, kesiapan destinasi, dan rebound strategy dalam rangka tatanan keabnormalan baru, serta membangun kepercayaan publik, meingkatkan minta wisatawan dan menciptakan destination appeal.
Budi Setiawan mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, bahwa sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dan hidup berdampingan dengan Virus Corona. Hidup berdampiungan haru dilakukan, karena virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.
"Perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Tapi ditambah dengan penerapan Protokol Kesehatan yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
Bimbingan teknis yang diikuti sekitar 90 peserta dari pelaku UMKM itu, menampilkan materi yang dibawakan oleh praktisi pariwisata Budi Setiawan. Menurutnya, mengetahui dan memahami panduan teknis CHSE akan mendorong upaya pemulihan, kesiapan destinasi, dan rebound strategy dalam rangka tatanan keabnormalan baru, serta membangun kepercayaan publik, meingkatkan minta wisatawan dan menciptakan destination appeal.
Budi Setiawan mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, bahwa sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dan hidup berdampingan dengan Virus Corona. Hidup berdampiungan haru dilakukan, karena virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.
"Perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Tapi ditambah dengan penerapan Protokol Kesehatan yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
(akr)
Lihat Juga :