KRL Picu Klaster Baru Covid, KCI: Dimana Saja Bisa Tertular
Rabu, 09 Desember 2020 - 17:14 WIB
loading...
Sejumlah penumpang berjalan usai turun dari rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Stasiun KA Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (19/10/2020). FOTO/Antara
A
A
A
JAKARTA - Lembaga negara pengawas pelayanan publik, Ombudsman mengatakan KRL dan kemacetanan jalanan berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19. Ombudsman menilai dua hal tersebut yang menjadi penyeban munculnya. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
VP Corporate Communication KCI Anne Purba mengatakan, dimanapun bisa tertular oleh virus corona dan tidak mesti harus di kereta rel listrik. “Dimanapun kita bisa tertular, yang penting kita menjalankan protokol 3M dengan disiplin,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Rabu (9/12/2020).
Baca Juga: Sebut KRL Berpotensi Munculkan Kluster Covid-19, Ombudsman Ajak Masyarakat Melapor
Menurut Anne, pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut dikakukan baik di dalam maupun di luar kereta atau stasiun. Selain itu, pihaknya juga melakukan pencegahan. Misalnya, dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin baik setelah berdinas maupun ketika sedang beroperasi. “Yang dilakukan KCI penyemprotan disinfektan baik setelah berdinas atau KRL sedang berdinas tetap di bersihkan melalui petugas on trip,” jelasnya.
Kemudian, pihaknya juga membuat marka di KRL dan stasiun agar tetap bisa jaga jarak. Selanjutnta lanjut Anne, pihaknya menyiapkan wastafel portabel di 80 stasiun agar tetap bisa cuci tangan. “Kawasan wajib masker di stasiun dan KRL, pengecekan suhu tubu, jam khusus lansia 10 sampai dengan 14.00 WIB, dan larangan balita naik KRL,” jelasnya.
VP Corporate Communication KCI Anne Purba mengatakan, dimanapun bisa tertular oleh virus corona dan tidak mesti harus di kereta rel listrik. “Dimanapun kita bisa tertular, yang penting kita menjalankan protokol 3M dengan disiplin,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Rabu (9/12/2020).
Baca Juga: Sebut KRL Berpotensi Munculkan Kluster Covid-19, Ombudsman Ajak Masyarakat Melapor
Menurut Anne, pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut dikakukan baik di dalam maupun di luar kereta atau stasiun. Selain itu, pihaknya juga melakukan pencegahan. Misalnya, dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin baik setelah berdinas maupun ketika sedang beroperasi. “Yang dilakukan KCI penyemprotan disinfektan baik setelah berdinas atau KRL sedang berdinas tetap di bersihkan melalui petugas on trip,” jelasnya.
Kemudian, pihaknya juga membuat marka di KRL dan stasiun agar tetap bisa jaga jarak. Selanjutnta lanjut Anne, pihaknya menyiapkan wastafel portabel di 80 stasiun agar tetap bisa cuci tangan. “Kawasan wajib masker di stasiun dan KRL, pengecekan suhu tubu, jam khusus lansia 10 sampai dengan 14.00 WIB, dan larangan balita naik KRL,” jelasnya.
Lihat Juga :