Investasi Kunci Bangkitnya Ekonomi RI di 2021

Rabu, 09 Desember 2020 - 19:40 WIB
loading...
Investasi Kunci Bangkitnya...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya memproyeksikan pada 2021 merupakan tahun investasi. Diharapkan daya beli masyarakat meningkat sehingga ekonomi jauh lebih baik setelah tahun ini mengalami resesi.

“Tahun 2020 ini mayoritas bisnis mengalami kerugian dan berusaha survive, meskipun ada juga yang tumbuh. Namun 2021 adalah tahun investasi dan peluang, di mana bisnis secara nasional maupun global berpotensi untuk pulih," ujar dia dalam pembukaan MarkPlus Conference 2021 secara virtual, Rabu (9/12/2020).

Baca Juga: 2021 Ekonomi Membaik, Ketua KPCPEN: Keselamatan Rakyat Prioritas Utama dalam Penanganan Pandemi

Menurut dia ada lima aspek yang bisa menjadi navigasi investasi pada 2021, yaitu digitalisai, Sumber Daya Manusia (SDM), produk lokal, membaiknya ekonomi global dan kembalinya keseimbangan antara demand dan supply. Dia mengatakan transformasi digital menjadi keharusan menyambut era baru. Artinya melalui digital, bisnis akan cepat beradaptasi seperti penggunaan mesin, otomasi, sampai sistem contactless.

Aspek digital tersebut, kata dia harus bisa dikolaborasikan dengan aspek manusia, karena bisnis tidak harus selalu dilihat sebagai penghasil profit. Lebih penting lagi adalah pendekatan bisnis yang humanis. "Misalnya, di Bali harus membuat jaringan atau hotel chain khas Bali sendiri karena turis global membutuhkan sisi lokal Indonesia. Seperti juga Garuda Indonesia harus terus menjaga keunggulan sentuhan manusiawi khas Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Ingin Ekonomi Pulih, Pengusaha Minta Stabilitas Keamanan dan Ketertiban di Ibu Kota

Sementara produk UKM lokal menjadi navigasi karena bisnis yang berpeluang tumbuh adalah bisnis skala lokal, di mana bisnis berbasis komunitas dan industri rumahan kian menjamur. "Ketika menyasar pasar global, pemasar bisa menjadikan aspek lokal sebagai diferensiasi," kata dia.

Hermawan menekankan bahwa dengan lima aspek tersebut, pebisnis diharapkan bisa lebih fleksibel ketika ekonomi akan mengandalkan sektor investasi pada 2021. “Lima aspek navigasi tersebut bisa membuat bisnis fleksibel, karena kita tetap akan menghadapi ketidakpastian. Apalagi saat pandemi ini, sekaranglah waktunya berkolaborasi,” sambung Hermawan lagi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved