Akibat Covid-19, Ekonomi Dunia Rugi USD9 Triliun
Selasa, 12 Mei 2020 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Sri Mulyani menambahkan kondisi luar biasa (extraordinary) tersebut, mendorong berbagai negara melakukan langkah luar biasa untuk menyelamatkan masyarakat dan perekonomian.
Ini terlihat dari negara-negara di berbagai benua, baik di Asia, Eropa, Amerika, semua melakukan kebijakan ekspansi fiskal (meningkatkan defisit APBN bahkan hingga mencapai di atas 10% PDB seperti di Amerika Serikat, Singapura, Australia dan Malaysia) dan kebijakan moneter (menurunkan suku bunga, memompa likuiditas-quantitative easing) dan melakukan dan relaksasi regulasi sektor keuangan.
"Pemerintah Indonesia juga melakukan langkah yang luar biasa secara cepat dan signifikan untuk menangani penyebaran Covid-19 dan dampak ancaman sosial, ekonomi dan ancaman sistem keuangan," pungkasnya.
Ini terlihat dari negara-negara di berbagai benua, baik di Asia, Eropa, Amerika, semua melakukan kebijakan ekspansi fiskal (meningkatkan defisit APBN bahkan hingga mencapai di atas 10% PDB seperti di Amerika Serikat, Singapura, Australia dan Malaysia) dan kebijakan moneter (menurunkan suku bunga, memompa likuiditas-quantitative easing) dan melakukan dan relaksasi regulasi sektor keuangan.
"Pemerintah Indonesia juga melakukan langkah yang luar biasa secara cepat dan signifikan untuk menangani penyebaran Covid-19 dan dampak ancaman sosial, ekonomi dan ancaman sistem keuangan," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :