Rakornas TPAKD Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 10 Desember 2020 - 14:38 WIB
loading...
Rakornas TPAKD Perkuat...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan telah dibentuk sebanyak 224 TPAKD terdiri dari 32 provinsi dan 176 kabupaten/kota hingga saat ini. Foto/Dok SINDOnews
A A A

JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginisiasi berbagai terobosan pengembangan ekosistem berbasis digital melalui pengembangan aplikasi seperti KURBali, BWM Digital dan UMKMMU. Keseluruhan upaya ini dikoordinasikan Implementasinya di daerah oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, TPAKD dibentuk sebagai bentuk sinergi bersama OJK dan segenap pemangku kepentingan di daerah terus berupaya mendorong dan mensinergikan program perluasan akses keuangan di daerah, sehingga dapat mendukung pengembangan potensi sektor unggulan dan prioritas di daerah.

"Melalui wadah TPAKD ini, seluruh pemangku kepentingan di daerah, mulai dari Pemerintah Daerah, regulator keuangan, pelaku industri keuangan serta instansi terkait lainnya, bersama-sama terus mencari terobosan dalam memperluas akses keuangan untuk mendukung kegiatan ekonomi yang lebih produktif dan inklusif," ujarnya saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD di Jakarta, Kamis (10/12). (Baca juga :OJK Percepat Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui TPKAD)
Wimboh mengatakan, sampai saat ini, telah dibentuk sebanyak 224 TPAKD terdiri dari 32 provinsi dan 176 kabupaten/kota. "Jumlah ini diharapkan dapat terus meningkat seiring dengan kebutuhan terhadap peningkatan akses keuangan di berbagai daerah yang begitu besar," ungkap dia.

Wimboh melanjutkan rakornas TPAKD ini merupakan sebuah momentum untuk meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh pemangku kepentingan dalam menyediakan akses keuangan yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, mendorong pengembangan potensi unggulan di daerah, serta menciptakan sistem keuangan inklusif di Indonesia. "Kami meyakini bahwa Rakornas TPAKD ini dapat memperkuat sinergi TPAKD baik di tingkat pusat dan maupun daerah sehingga implementasi program kerja TPAKD dapat lebih optimal dan terarah," kata Wimboh.

Penghargaan TPAKD

Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) dilakukan pemberian TPAKD Award Tahun 2020 kepada Pemerintah Daerah yang telah berhasil mengimplementasikan program perluasan akses keuangan di daerah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan dalam rangka TPAKD Award Tahun 2020 ini, telah dilakukan penilaian kepada 68 TPAKD Existing (telah dikukuhkan sampai dengan Juni 2018) dan 23 TPAKD new comers (dikukuhkan dari Juli 2018 sampai dengan 2019) yang dilaksanakan secara independen. "Diberikan juga TPAKD Award kepada empat TPAKD tingkat provinsi, empat TPAKD tingkat Kabupaten atau Kota dan dua TPAKD pendatang baru," katanya.

Adapun TPAKD tingkat provinsi yakni TPAKD Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Provinsi Dengan Implementasi Pembiayaan melalui pola kemitraan terbaik. Lalu TPAKD Provinsi Jawa Tengah sebagai provinsi dengan Inovasi Pengembangan Program Inklusi Keuangan Terbaik. Selanjutnya TPAKD Provinsi Jambi sebagai Provinsi Dengan Program Pemberdayaan UKM Terbaik dan TPAKD Provinsi Sumatera Utara sebagai Provinsi Dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.

Wimboh melanjutkan, untuk TPAKD Tingkat Kabupaten atau Kota diantaranya TPAKD Kota Malang sebagai kabupaten atau kota Dengan Inovasi Terbaik Dalam Program Kredit atau Pembiayaan Melawan Rentenir. "Sedangkan nabupaten Kebumen merupakan Kabupaten atau Kota Dengan Implementasi Terbaik Dalam Program Pembiayaan Mikro Berbiaya Rendah Bagi UKM," sebut dia.

Sementara Kabupaten Kerinci sebagai Kabupaten atau Kota Dengan Implementasi Program Pemberdayaan Desa Terbaik dan Kabupaten Langkat sebagai Kabupaten atau Kota Dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.

Untuk TPAKD Pendatang Baru ada 2 TPAKD seperti TPAKD Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai Kabupaten atau Kota Pendorong Pembiayaan Kepada Sektor Unggulan Terbaik dan TPAKD Kabupaten Purbalingga sebagai Kabupaten atau Kota Pendorong Pembiayaan Kepada Sektor UKM Terbaik.
(aby)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Berita Terkini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved