Duit Dana Desa Sisa Rp25,5 Triliun, Buat Apa?

Kamis, 10 Desember 2020 - 17:17 WIB
loading...
Duit Dana Desa Sisa...
Ilustrasi uang. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat sisa anggaran dana desa saat ini sebesar Rp25,5 triliun. Di mana, anggaran yang sudah terserap mencapai Rp45,6 triliun dari pagu anggaran 2020 Rp71,190 triliun.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengusulkan, sebanyak Rp9,4 miliar dari sisa anggaran Kementerian PDTT tersebut dapat dialokasikan untuk pembangunan penginapan (homestay). Pembangunan itu, khususnya di fokuskan di empat Kecamatan di sekitar Kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kecamatan yang dimaksud adalah, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, dan Jerowaru. Langkah itu, sebagai upaya Kemendes PDTT mendorong pemasaran produk unggulan desa melalui Badan usaha milik desa (BUMDes) untuk masuk ke event MotoGP, hotel, dan tempat wisata di kawasan Mandalika.

"Anggaran yang digunakan untuk pengembangan (homestay) itu Rp 9,4 miliar," ujar Abdul Halim dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga: Serapan BLT Dana Desa Lampaui Rp20 Triliun per 9 Desember

Adapun sisa dana Desa saat ini senilai Rp25,5 triliun. Kemendes pun optimis bahwa sisa anggaran akan terserap hingga akhir Desember tahun ini. Di mana, anggaran akan dialokasikan untuk BLT Dana Desa sebesar Rp 8.441 triliun dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) senilai Rp 17.129 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved